Kamis, 16 November 2017

6 Manfaat Permainan Menantang Bagi Balita

Belajar Sepatu Roda
Usia balita adalah masa-masa emas (Golden Age) pertumbuhan dan perkembangan anak. Mereka semakin memiliki rasa ingin tahu dan ingin mencoba, oleh sebab itu pengawasan orangtua dan bombingannya sangat dibutuhkan sang anak.

 Sebagai orangtua juga harus bisa memilih mainan dan permainan yang bisa memberikan manfaat baik bagi sang anak.

Fafa, anak pertama saya memang sejak berumur 10 bulan aktif sekali bergerak dan suka hal menantang terkait permainan ketangkasan, naik turun kursi, merangkak, memanjat, berguling, belajar menggunakan sepatu roda, dan lain-lain. Sampai saya dan ayahnya berfikiran sepakat nanti akan diikutkan panjat tebing atau seni bela diri 😄. Kami tidak melarangnya melakukan hal tersebut asal kami di sampingnya karna waktu itu usianya sudah hampir 2 tahun.

Panjat Besi 😀
Ternyata, permainan menantang itu memiliki banyak manfaat ya, diantaranya: 
  1. Melatih kekuatan fisik terutama otot serta tulang tangan dan kaki melalui gerakan yang dilakukan anak dan pasti menyehatkan. 
  2. Melatih keberanian anak akan sebuah tantangan yang membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian. 
  3. Aspek motorik halusnya, anak bisa mengkoordinasikan panca indra dengan alat gerak pada saat melakukan aktifitas fisik. 
  4. Aspek motorik kasarnya, anak bisa melepas ketegangan dalam diri karena beraktifitas sesuai keinginan hati dan kemauan. 
  5. Menumbuhkan rasa percaya diri dan mental berani pada anak dan meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja asalkan hati-hati dan konsentrasi. 
  6. Bisa mengasah perkembangan otak kanan, sehingga anak senang melakukan aktifitas yang berguna.
Semoga kita bisa menjadi orangtua yang cerdas dalam memilah dan memilih permainan  bermanfaat bagi perkembangan anak dan yang laling penting adalah anak kita "Bahagia" 😄
Jungkir Balik
Panjat Jaring

Jumat, 10 November 2017

“CHIRES” Chips Ares, Inovasi Nyata Peningkatan Daya Jual Bahan Tak Bernilai

Siapapun pasti bertanya-tanya apa itu CHIRES? Chires merupakan kepanjangan dari “Chips” yang artinya keripik dan “Res” yang dimaksudkan adalah ares dari bagian dalam batang pisang yang biasanya sering dibuang begitu saja oleh masyarakat dikarenakan tidak bernilai jual.dengan demikian Chires bisa diartikan sebagai model cemilan berupa keripik yang dibuat dari bahan dasar ares pisang.

Pisang (Musa sinensis) adalah buah yang tumbuh berkelompok di daerah tropis. Ada beberapa jenis pisang yang warnanya berbeda-beda, tetapi hampir semua yang dijual di pasar atau supermarket berwarna kuning dan hijau ketika sudah matang dan berbentuk melengkung. Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Termasuk ketika otak mengalami keletihan. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung, Sale pisang(Bandung), Pisang Molen (Bogor), dan epe (Makassar).

Perlu diketahui ternyata mulai dari buah, daun, kulit, dan batangnya pun dapat digunakan dan dapat menghasilkan produk yang bernilai jual. Misalnya, batang pisang dapat diolah menjadi serat untuk pakaian, kertas, sayuran dsb. Sedangkan batang pisang yang telah dipotong kecil dan daun pisang dapat dijadikan makanan ternak ruminansia (domba, kambing) pada saat musim kemarau dimana rumput tidak/kurang tersedia. Kulit pisang pun dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Sedangkan daun pisang dipakai sebagai pembungkus berbagai macam makanan tradisional Indonesia (Huda, 2006). Namun ada satu lagi yang belum di manfaatkan dari bagian pisang, yaitu hati pisang atau yang lebih dikenal dengan ares pisang dapat diolah menjadi cemilan berupa.

Di Bali, pohon pisang banyak digunakan untuk banten maupun dikonsumsi biasa, sehingga sangat mudah ditemukan pohonnya. Oleh sebab itu bahan untuk pembuatan keripikpun banyak tersedia dan mudah ditemukan.

Produk Chires ini sudah pernah kami aplikasikan pada tahun 2008 lalu dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Tim kami yang terdiri dari empat orang berasal dari Jurusan Pendidikan Biologi membuat inovasi jajanan berupa Chips ares “CHIRESH”.

Cara membuatnya adalah sebagai berikut: bahan dasar ares pisang yang dipotong-potong kecil, kemudian direndam dengan air garam untuk menghilangkan getahnya, dikukus, lalu ditumbuk dengan bumbu yang diinginkan sesuai selera dan tepung terigu,diaduk hingga rata, lalu adonan dibentuk dan dikukus kembali hingga matang, giling dengan penggiling, cetak dan dipotong sesuai selera, jemur hingga kering, dan yang terakhir digoreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Setelah itu, di saring minyaknya menggunakan mesin spinner, dan diakhiri dengan pelabelan dan pengemasan menggunakan siller hingga siap dipasarkan.

Bahan
Alat











Pemotongan Ares 
Pembuatan Bumbu




Perendaman air kapur sirih






Penggorengan







Pelabelan dan Pemasaran
Produk kami tentunya masih banyak sekali kekurangan terutama mudah menyerap minyak dan masih berupa satu jenis varian rasa, yaitu original. Dengan demikian, diharapkan peneliti-peneliti berikutnya dapat mengatasi kendala yang kami alami, sehingga ares makin digemari masyarakat. Selanjutnya, atas ide kawan, saya ingin mengembangkan Ares menjadi pengganti daging dalam pengolahan makanan, kira-kira berhasil ndak ya?

Kamis, 09 November 2017

Kisah Inspiratif : Jurus Multisukses Pak Sarno "Sarno Knalpot"

Owner "Sarno Knalpot"

"Jangan pernah malu melakukan suatu pekerjaan yang mungkin diremehkan orang lain, kerjakan dengan ikhlas untuk ibadah pasti kesuksesan akan mengiringi kita"
 Ungkapan di atas adalah tips sukses ala pak Sarno, pendiri bengkel "Sarno Knalpot". Berawal dari tukang sayur keliling hingga berlatih pada kakaknya tentang dunia perbengkelan, sehingga pada tanggal 2 Oktober 2001 beliau memulai bisnisnya dengan bermodalkan 2 knalpot untuk dioperasikan.  Seiring berjalannya waktu, sudah mencapai 16 tahun berdirinya bengkel "Sarno Knalpot"  omsetnya sudah  mencapai 10 juta rupiah per bulannya. Lokasi usaha yang strategis karena berada di jalan Negara-Gilimanuk yang dilalui berbagai kendaraan menuju Denpasar atau ke Jawa menjadi nilai jual tersendiri.

Beliau adalah seorang Sarjana Hukum yang siap mengabdikan diri demi Negara sebagai Pengacara, namun karena pekerjaan tersebut tidak sesuai hati nuraninya dan ingin memberikan solusi kepada masyarakat yabg membutuhkan pekerjaan di saat semakin sempitnya lapangan pekerjaan saat ini.  Beliau dibantu oleh seorang pegawai dalam menjalankan usaha bengkelnya karena saat pagi hari pak Sarno mengabdikan diri sebagai seorang guru.

Bengkel "Sarno Knalpot" yang sudah memiliki banyak pelanggan tetap dari berbagai kalangan menengah ke atas, warga biasa hingga kepolisian dan pejabat.  Pelayanan yang ramah dan kinerja pegawai yang bagus menjadikan bengkel tersebut dipercaya oleh masyarakat.  Selain itu beliau gencar melakukan promosi melalui media cetak (pamflet, leaflet, stiker) maupun social media (Facebook dan radio "Gegar") sehingga pelanggan semakin banyak.

Seperti yang tertulis sebelumnya bahwa pak Sarno juga bertugas menjadi guru Matematika di MTs Al Hikmah Cupel-Negara-Bali, beliau dengan kesabaran, keramahan,  kedarmawanan, dan kesederhanaan membimbing para siswanya. Ketika ditanya mengapa menjadi guru padahal penghasilan di bengkel sudah cukup besar? Beliau menjawab "Ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh, dan amal jariyah itu sebagai sangu akhirat saya, karena rejeki sudah ditentukan yang penting barakah".

Benar memang semakin banyak sodaqah maka Allah semakin memudahkan dan mencukupkan rejeki beliau, itu sudah tertulis dalam Alquran.  Usaha pak Sarno semakin bervariasi, bahkan beberapa tahun lalu beliau membangun beberapa ruman untuk dijadikan kontrakan dan kos-kosan. Beliau memang pandai membaca peluang di masa lalu sehingga tanah dan rumah menjadi aset yang semakin lama semakin mahal dan tidak akan merugi.

Jurus sukses beliau adalah rendah hati, mau mencoba,  nekad dan tekad, sabar, berpositif thinking, banyak bersedekah, ikhlas, kerja keras, bermanfaat,  dan niatkan segala sesuatunya untuk beribadah , insyaAllah apa yang dicita-citakan akan tercapai.

Stiker Usaha "Sarno Knalpot"