Selasa, 30 Mei 2017

Penyapihan Doraku "Faiza" usia 2 Tahun 3 Bulan

Lama sekali blog ini terabaikan,  karna waktu dan kesempatan atau bahkan lebih ke malas kali yaa.. Padahal di  berseliweran ndak jelas arahnya ^_^

Pengalaman ini sudah lama sebenarnya,  saat Fafa berusia 2 tahun 3 bulan, sekitar bulan September 2016. Rasa malas melanda karena tidm terasa Fafa yang sebelumnya masih mungil sudah tumbuh besar saja.. Saatnya melakukan penyapihan ASI tapi tertunda terus dikarenakan berbgai alasan terutama gak tega dan kekhawatiran terhadap dampak setelah disapih.

Namun, Islam menganjurkan untuk memberikan ASI sampai usia 2tahun,  sehingga anak akan bertahap menjadi anak yang mandiri. Sempat berdebat juga sama suami antara menyapih sekarang atau ditunda.

Bismillah hari itu kebetulan saya pas libur mengajar sehingga bisa full dampingi anak saat menyapih,  caranya lumayan unik menurut saya hehe. Fafa takut kalau ada bagian tubuh yang dikasih plester hansaplast πŸ˜„.
Jadi puting saya plester hansaplast dan bilang sakit,  akhirnya Fafa takut mendekat walaupun ingin. Syukurlah faham bisa dialihkan minum dot.

Siang tanpa kendala, namun malamnya kebimbngan dimulai.  Fafa mengamuk dan menangis minta nenen,  ndak mau minum susu formula,  marah.  Saya sedih dan tidak tega.  Namun sabarr Bismillah harus sedikit tega demi kebaikan anak.

Hari kedua penyapihan Fafa malah tidak mau makan hingga 3 hari. Sakit iya karena minum susu juga tidak terlalu banyak, Selalu menarik2 baju mint nenen. Akhirny kondisi norml kembali setelah seminggu penyapihan.

Alhamdulillah hari berikutnya sudah normal mau makan dan minum susu bahkan sekarang Rajanya minum susu dan mau makan,  bicaranya tambah lancar,  kepekaan dan empati emosionalnya juga sudah ada,  semoga kmandirian bertahap hadir dalam dirinya.

Smoga jadi anak cerdas n Sholehah Amin....
Berikutnya proses Toilet Tryning yang katanya susah gampang juga. ^_^
Pasca Disapih Lebih Mandiri😘

Rabu, 19 April 2017

Jum'at sehat,,, Jum'at Disiplin,,, Jum'at Refresh,, Jum'at Barakah

Model iklan perahu
Hari jum'at memang hari yang baik untuk melakukan kebaikan karena pahalanya dilipatgandakan,  sehingga setiap orang berlomba2 melakukan kebaikan, apapun bentuknya.  Ada yang menyantuni orang membutuhkan,  ada yang rela menutup niaganya untuk beribadah,  bagi laki2 shlat jum'at,  bahkan ada tukang becak yang menggratiskan penumpangnya khusus hari jum'at...

Tak terkecuali warga MTs Alhikmah menjadikan jum'at sebagai hari istimewa khususnya minggu pertama sebagai hari "Penegakan Disiplin". Kegiatan diawali dengan jalan santai untuk menyehatkan raga. Lokasi sekolah yang berdekatan dengan pantai menjadikan simbiosis dalam ekosistem yang seimbang,  kami menyegarkan fikiran sejenak membuang penat dan bergembira.
Jalan ke Pantai
Setelah istirahat dilanjutkan dengan aktivitas berolahraga atau hanya sekedar bercengkrama mengeratkan kekeluargaan antara guru dengan siswa.  Setelah sekian hari disibukkan dengan pekerjaan yang menguras energi dan fikiran sehingga waktu untuk mengakrabkan diri sangat penting. 
Kebersamaan guru MTs Al Hikmah
Sesampainya di sekolah,  para siswa dibina per kelompok sesuai pembimbingnya.  Pembinaan difokuskan pada pembinaan agama,  akhlakul karimah,  dan kedisiplinan siswa terkait problematika degradasi moral generasi muda saat ini. Metode yang digunakan bebas sesuai guru pembina masing2 dengan harapan adanya perubahan ke arah yang lebih baik.

Semoga menjadi amal baik semua warga MTs mendapat ridho dan dimudahkan Amiin...


Senin, 09 Januari 2017

Mendadak Train Lover

Sebenarnya kalau disuruh milih antara naik bus, motor, mobil, kereta api, kapal, atau pesawat.. Dakuw lebih milih lewat pintu Doraemon jaπŸ˜€ hihi maksa.. Soalnya semua memiliki resiko yang sama dan memiliki pemacu adrenalin masing2 di medan yang berbeda.

Kalau dari kenyamanan tentunya naek kereta api tuut... Tuut.. Tuuut.. Pasalnya dakuw ini ratu mabok klo perjalanan lho,  tapi naik kereta api baru 3x seumur2 klo tdk salah thun 2009 pas KKN di Tulungagung,  2015 pas balik dari Mojokerto,  dan 2016 dan itupuun terpaksaa tapii langsungg sukaaa *_*

Terpaksa gara-gara kehabisan tiket bus malam lho, maklum musim tahun baruu.. Pertama kali naek kereta api ekonomi sri tanjung dari Mojokerto-Banyuwangi trus malam hari menyebrang ke Bali.

Kereta ekonomi nyaman tapi sayang duduknya berhadapan dua orang dan tiga orang, tidak ada pembatas kursi sehingga berdempetan, lumayan dingin, fafa tidak tenang dan lari-larian, tidak sembarang pedagang boleh masuk,  tiket juga tidak terlalu ketat pemeriksaannya.

Berbeda dengan KA.  Mutiara timur kelas bisnis dengan perbandingan harga hampir 2x lipatnya , yaitu Rp 175.000/orang, tapi dengan fasilitas nyaman seperti naik bus duduk berdua dengan jarak agak jauh dari seat bwrikutnya, tidak bising, tersedia pengewaan bantal, fafa tidur dengan nyaman.
















Nyaman sekali bangku panjang bisa dipakai santai dan tidur.  Meskipun pemandangannya hanya sawah dan gunung tapo tetap asyiik.
Bertemu teman baru dan maen petak umlet bareng.. Perjalanan paling nyaman banget karena sekarang kereta api lebih detail pmeriksaan tiketnya ketika berhenti di stasiun tertentu,  aman dari pencurian dan kebisingan.  Laon kali pengen nyoba yang executive ah hqhay..

Okey... Sudah dulu ya cerita naik kereta api Mutiara Timur... Pokoknya Train Lover dah πŸ˜πŸ’ŸπŸ‘