Senin, 29 Desember 2014

Takokak, Terung Mungil sebagai Kontrasepsi Alamiah

Terung Takokak
Rumah dengan berbagai tanaman memberian manfaat tersendiri bagi kita, apalagi saat semua harga pokok naik.. tinggal petik dari hasil kebun sendiri, hahay.

Ada satu jenis tanaman yang biasa dipanen, yaitu terung takokak. Terung ini memiliki nama lain terung rembang atau terung pipit dengan nama latin Solanum rudepannum. Terung Takokak adalah sejenis tumbuhan semak yang memiliki ketinggian hingga 5 m, batangnya sangat tahan terhadap penyakit.

Takokak biasanya dimanfaatkan sebagai menu sayuran, ditumis biasa dengan campuran ikan teri sungguh menggugah selera. cara mengolahnya bisa utuh ataupun dibelah sesuai selera. sensasinya juga berbeda ketika dimakan utuh dan dibelah, yaitu letusan krius-krius dari biji dan daging terungnya dan saya sudah merasakannya, Amazing taste *_*

Tahukah anda ternyata terung takokak bisa dimanfaatkan sebagai kontrasepsi alami? Berdasarkan penelitian (anonim) takokak dapat dijadikan bahan alami untuk menahan kesuburan pria (inaktif-sperma) secara temporer/sementara selama kurang lebih 40 hari apabila dimakan, apabila konsumsi takokak dihentikan akan kembali normal.

Meskipun masih membutuhkan berbagai rujukan atas penelitian tersebut, namun bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi pasangan suami istri yang tidak mlakukan KB dan mengatasi jumlah penuduk yang semakin meningkat di Indonesia.

Minggu, 28 Desember 2014

Bongkot, Sambal Aromatic Penggugah Selera Aneka Nutrisi

Sambal Bongkot (bp.blogspot.com)
Hari ini, 28 Desember 2014 adalah hari yang paling aku tunggu, karena suamiku yang bertugas di Papua Barat sedang libur dan pulang ke Bali untuk menjenguk anak dan istri setelah 4 bulan tidak bertemu.

Biasanya saat pulang kampung yang paling dirindukan suamiku adalah menu masakan ala Istri atau Ibunda trcinta yang jarang dirasakan di perantauan. Saya dan Ibu mertua berpikir semalaman "enaknya masak apa ya untuk Ifan bsok?", tanya Ibu.

Ternyata Ibu memilih "Sambal Bongkot" mix Ayam untuk hidangan penyambutan. Aku belum pernah mendengar olahan masakan seperti ini selama tinggal di Bali. ternyata Bongkot adalah nama lain dari tanaman Kecombrang (Nicolaia speciosa Horan), Batangnya berbentuk bulat pada pangkal dan memanjang, ketika sudah tua seperti batang Jahe atau Lengkuas, bahkan tadi aku mengira mirip rebung, oleh karena itu batangya sering digunakan untuk penyedap bumbu masakan.

Pengolahannya sangat mudah, pertama dicuci bersih, dirajang atau dipotong tipis-tipis, dihancurkan dengan martil sampai lembut, dibumbuin dengan bawang dan cabe beserta gula garam, dioseng dengan ayam wow Amazing Taste. Aromanya khas sekali seperti bau batang serai yang digeprek atau diiris. Sayang sekali tidak sempat mendokumentasikan hasilnya saking bersemangatnya mau makan, hehe. Tak sampai hitungan jam sambal tersebut sudah pindah di atas nasi hangat dan masuk ke perut kami dalam suasana hujan yang dingin.

Selain digunakan sebagai bumbu masakan, ternyata tanaman Kecombrang memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh kita, yaitu:

Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz):

  • Energi               0 kJ (0 kcal)
  • Karbohidrat      4.4 g
  • - Serat pangan  1.2 g
  • Lemak              1.0 g
  • Protein              1.3 g
  • Air                     91 g
  • Kalsium            32 mg (3%)
  • Besi                   4 mg (32%)
  • Magnesium      27 mg (7%)
  • Fosfor              30 mg (4%)
  • Kalium            541 mg (12%)
  • Seng                 0.1 mg (1%)

Olahan sambal bongkot ini menjadi salah satu olahan khas bagi masyarakat Bali, bagi penikmat sambal patut mencobanya saat musim hujan khususnya Rasanya nano-nano peas,asam, gurih ditamah Aroma herbalnya yang khas dan dilengkapi aneka nuutrisi, Amazing pokoknya.

Jumat, 26 Desember 2014

Efek Nonton Film Pembunuhan, Anakku Jadi Paranoid

netsains.net
Seorang teman bercerita tentang kondisi salah satu anak dari temannya, saat ini masih duduk di bangku SD, anaknya cerdas, ketika masih umur 3 tahun sudah pandai membaca dan menulis dengan lancar, Pada saat sekolah mengalami akselerasi, anak seorang guru yang terpandang.

Namun ada satu kelemahan dibidang sosial, dia takut terhadap lingkungannya. Semua berawal ketika dia suka melihat film-film horor dan pembunuhan. selain itu kedua orangtuanya mendidik dengan keras, menakut-nakuti misalnya, jika tidak mau ongtidur nanti didatangi makhluk halus, jika nilai ujian jelek nanti dihukum. tak cukup kedua orangtuanya seperti itu, ternyata keluarga yang lain dan lingkungannya juga terbiasa menakut-nakuti sehingga si anak menjadi sosok paranaoid.

media.viva.co.id
Akhirnya berdampak pada anak ketika berada di Sekolah, sang guru bingung dengan sikap si anak yang tiba-tiba berteriak atau terkadang lari, karena takut. Setelah ditelusuri ternyata sang anak merekam dengan jelas berbagai peristiwa menakutkan yang pernah dia lihat.

Hasil penelitian Lembaga Kesehatan Mental Nasional Amerika yang dilakukan dalam skala besar selama sepuluh tahun. “Kekerasan dalam program televisi menimbulkan perilaku agresif pada anak-anak dan remaja yang menonton program tersebut,” demikian simpulnya. Sedangkan Ron Solby dari Universitas Harvard secara terinci menjelaskan, ada empat macam dampak kekerasan dalam televisi terhadap perkembangan kepribadian anak. Pertama, dampak agresor di mana sifat jahat dari anak semakin meningkat; kedua, dampak korban di mana anak menjadi penakut dan semakin sulit mempercayai orang lain; ketiga, dampak pemerhati, di sini anak menjadi makin kurang peduli terhadap kesulitan orang lain; keempat, dampak nafsu dengan meningkatnya keinginan anak untuk melihat atau melakukan kekerasan dalam mengatasi setiap persoalan.

Tokoh utama yang berperan dalam memilih dan memilah tontonan yang bermanfaat adalah lingkungan keluarga, karena lebih dari separuh hari anak-anak berada di rumah. bukan melarang secara langsung namun sedikit-sedikit membimbing dan mengawasai apa yang dilihat sang anak terkait dengan era teknologi dan globalisasi yang kian maju.

Mari menjadi sahabat yang benar bagi anak-anak kita karena merekalah yang meneruskan amanah dan perjuangan orangtuanya, menjadi penggerak perubahan menuju arah yang lebih baik.

Nasib Anak Cerdas Setelah Ayahnya Bangkrut


Beberapa waktu lalu Saya mendengarkan cerita dari seorang teman yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni, beliau adalah salah satu staf Departemen Sosial sebagai Admin. Saya pasti mampir bertemu ketika pergi ke Kota untuk keperluan Sekolah maupun pribadi. Kami selalu membicarakan berbagai permasalahan sosial yang ada.

Pada suatu sore, saya main ke rumahnya sendirian karena suami pergi menyelesaikan suatu urusan Beliau membuka pembicaraan dengan menceritakan salah satu temannya yang juga seorang guru di SMA Negeri 1 Bintuni.

Sang guru menceritakan salah satu murid andalannya, Sumarlan namanya. Dia adalah anak seorang pengusaha yang kaya raya di salah satu Kabupaten di Papua Barat. Dia bagaikan book recorder yang bisa memahami segala  ilmu pelajaran, bahkan tantangan "Rubik Kubus" mampu dia selesaikan tanpa melihat dalam hitungan detik. Kecerdasannya tak dapat dipungkiri karena dia juga bersekolah di sekolah favorit terbaik di Kabupaten ini.

Namun semua berbalik ketika Perusahaan Ayahnya mengalami bangkrut, harta bendanya hilang tersita pihak yang berkehendak. Saat ini dia tinggal di sepetak ruang di dekat pasar, cukup untuk menghindari panas terik dan hujan badai yang siap menerpa. Dia tidak merasa minder atau berontak akan nasib yang tak berpihak, dia tetap menunjukkan prestasi gemilangnya demi mimpi yang lebih baik. Semangatnya untuk mengenyam bangku pendidikan sungguh patut diacungi jempol, semoga impian-impian sederhana untuk membahagiakan keluarganya akan terwujud, Amin.

Orangtuanya sangat bersyukur, meskipun hartanya tak sebanyak yang lalu, namun anak itulah yang menjadi harta terindah yang mampu mengangkat martabat orangtuanya kelak. Harta yang dimilikinya saat ini meskipun tak sebanyak dahulu akan tetapi kebarakahannya bisa dirasakan.

Saat ini Sumarlan telah merasakan bangku perkuliahan seperti yang dia harapkan, dia mendapatkan beasiswa dari Pemerintahan setempat untuk kuliah di salah satu Universitas Negeri yang ada di Papua. Semoga impian-impian Sumarlan yang lain bisa terwujud dan membanggakan bagi kedua orangtuanya, Agama, dan Negara.

Itulah kehidupan seperti roda, terkadang kita berada di atas namun tak jarang kita harus merasakan rumitnya keadaan. namun keyakinan akan pertolongan Allah pasti memberikan ketenangan hidup bagi kita. Ujian tiap manusia pastilah berbeda sesuai tingkatannya dan siapa yang lulus pasti bahagia. Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.

Rabu, 24 Desember 2014

Parental Control Movement Demi Masa Depan Anak

img.okezone.com

Baru-baru ini vocalis group D'Massive  Rian dan Papa T.Bob menggelar aksi peduli lagu anak. Masih ingat Papa T. Bob? Ya, beliau adalah salah satu pencipta lagu anak-anak di tahun 90-an tepatnya saat aku masih SD. diantara lagunya yang paling populer dan aku banget ya lagunya Tina Toon (Bolo-bolo), Enno Lerian (dudidam, si nyamuk nakal), Trio Kwek-kwek (Jangan marah, tanteku), Agnes Monica (Bala-bala), dan lain-lain.

Aduh kemana sekarang beliau ya? seiring perkembangan zaman seolah lagu anak-anak kian tenggelam menjadi lagu "Sakitnya tuh Disini, Alamat Palsu, Minyak Wangi, dan lain-lain". Tayangan televisi saat ini benar-benar butuh bimbingan orangtua, karena banyak berisi tentang kekerasan terhadap anak, anak yang berani kepada orangtuanya, pacaran pada tingkat Sekolah Dasar, dendam, permusuhan, dan lain-lain, aduh gimana saat anakku besar nanti ya??? oleh sebab itu banyak anak kecil sudah mulai dewasa sejak dini. masih inget aku dulu ja diledekiin pacaran waktu SD atau SMP udah nangis duluan karena takut, lha sekarang??hmmm..miris.com

Para orangtua mulai resah tak terkecuali diriku yang masih punya baby 6,5 month, pastinya banyak-banyak menggali ilmu parenting agar tak salah mendidik anak nantinya.

Group Parenting Control Movement yang diprakarsai Rian ini menganjurkan supaya kebiasaan-kebiasaan keliru yang dilakukan orangtua bisa diperbaiki, Misalnya:
  1. Membentak di depan umum. sikap ini akan menimbulkan rendah diri dan minder pada anak, anak tidak percaya diri karena malu telah dibentak oleh orangtua. sebaik-baik menasehati adalah duduk berdua saling tatap mata, bicara dengan hati, dan pada dasarnya nasehat dapat diterima dengan ucapan baik dan lembut.
  2. Memukul, mencubit, menendang, melempar dengan benda. perlakuan demikian dapat menimbulkan sikap traumatis pada anak, anak menjadikan orangtua sebagai momok yang ditakuti bukan disegani. Peluklah anak jika bersalah, bisiki dengan ucapan sayang dan lembut, ajaklah diskusi saat dia menemukan masalah.
  3. Membebaskan dalam memilih tayangan televisi atau hiburan. orangtua sebaiknya memelihara tontonan yang kurang pantas untuk anak supaya tidak dewasa sejak dini. Kartun Indonesia sudah mulai ada kemajuan dan menyampaikan pendidikan yang positif diselingi humor sebagai hiburan, seperti "Adit dan Sopo Jarwo, Dudung dan Nunung".
Parental Controlling ini bertujuan untuk memutus mata rantai kejahatan dan kekerasan kepada anak, bahwa tidak hanya tugas guru, ulama, dan pemuka Agama saja melainkan seluruh lapisan masyarakat. Jangan salahkan anak-anak lebih hafal lagu dan film dewasa karena mereka hanya meniru apa yang mereka dengar.

"Semua lapisan harus jadi sahabat anak, seperti polisi, artis, guru, dokter, dan lain-lain", ungkap Kak Seto. Mereka semua harus bisa menjadi sahabat bagi anak-anak karena mereka mengidolakan dan meniru tokoh-tokoh yang mereka sukai. Harapannya dengan memberikan contoh dan tayangan yang mendidik dan tontonan bisa jadi tuntunan yang bijak bagi anak-anak kita nanti.



Musik dan dongeng untuk Ralia Ala Keluarga Rian D'Massive

media.mbigroup.co.id
Melihat keluarga kecil Rian sang vocalis group band D'massive dalam acara Sarah Sechan di Net. tv membuatku gemes deh, terutama lihat si anak Ralia yang ngegemesin banget dan pintar, semoga Fafaku nanti juga kayak gitu hehe, Amin.

Setelah menikah pasti ada perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan kita, dari sendiri menjadi berdua, dari individual menjadi berbagi secara sosial, dari cuek menjadi perhatian terhadap sosok yang telah dihalalkan kepada kita, biasanya bebas hang out kemana-mana sekarang harus Family time. semua terasa nikmat dan patut disyukuri.

Terutama ketika ada orang ketiga yang hadir dalam kehidupan suami istri (read: Anak). cinta mulai terbagi menjadi tiga, semua untuk dia, istri jadi family woman (keibuan) dan suami jadi lebih family man (kebapakan). Semua orangtua menginginkan anaknya lebih baik dari dirinya dan jangan sampe jelek-jeleknya kita terjadi pada anak, bener kan?

Tak terkecuali penyayi Rian D'massive yang saat ini aktif dalam group Parenting Controlling dan digawangi Kak Seto. Sejak memiliki anak terjadi perubahan kedewasaannya, semua terfokus pada anak dan perkembangannya. Apalagi si Ralia ini baru berumur 1 tahun 8 bulan tapi penguasaan kosakata bahasanya begitu banyak. 

Bisa saja dia menjawab pertanyaan yang diberikan Sarah Sechan selaku pembawa acara, sudah bisa menjawab nama ayah dan ibunya dengan jelas dan lucu..aduuh gemes. "Siapa nama papanya? Rianku dan siapa nama mamanya? mama nia," jawabnya si kecil. pastinya yang menonton gemes dan pengen bawa pulang si Ralia ini, hehe..alay dech

Saat ditanya apa rahasianya? ternyata setiap hari Ralia sering didengarkan musik sejak dalam kandungan, kemudian mamanya suka membacakan buku dan membuat cerita dongeng tentang princess yang pastinya disukai anak-anak.

Manfaat positif sering membacakan dongeng dan cerita kepada anak sejak kecil adalah meningkatkan pemahaman bahasa, daya imajinasi, dan kretifitas anak, selain itu dengan membacakan cerita menjadi jalan komunikasi dan meningkatkan natural bonding antara ibu dengan anak. lebih lengkapnya klik manfaat dongeng

Kalau daku ditambah sering perdengarkan murattal, cerita nabi, buku-buku Saint, karena daku pasti pengen si Fafa juga menjadi Hafidzah dan ahli Saint seperti namanya, insyAllah Amin. Harapan orangtua pasti yang terbaik untuk anaknya ^_^

Minggu, 21 Desember 2014

Alamlah Pelatih Mereka

Lompatan Kemenangan

SubhanaAllah apa yang mereka lakukan itu? siapa yang melatih mereka? hebat sekali lompatannya ala atlet profesional. aku takjub memandang fenomena yang kuabadikan dalam kamera digital di atas. Ya, mereka adalah murid-muridku yang mememanfaatkan sebagian waktunya untuk bermain di siang hari tanpa listrik.

Memiliki sedikit daratan memang menjadi salah satu kendala anak-anak untuk bermain, apalagi bermain bola adalah olahraga paling diminati. sedangkan lapangan yang dimiliki hanya satu, itupun rebutan dengan kakak-kakak yang sudah SMP dan SMA karena pagi hari sudah dipakai untuk anak SD sekolah.

Kami tinggal di atas air rawa yang mungkin selamanya tidak akan menjadi daratan, kami mengalami pasang dan surut air. Ketika air surut menimbulkan bau yang tidak sedap akibat berbagai sampah, namun ketika air pasang, terutama saat bulan purnama air pasangnya tinggi. Hari itu paling ditunggu oleh anak-anak untuk bermain air pasalnya air kalinya meluap padahal sebenarnya setiap hari mereka juga bisa berenang.

Banyak cara untuk menyenangkan diri bagi anak-anak Papua Barat ini, ketika saudara-saudaranya di daerah lain bisa menikmati televisi, game online, dan mainan modern lainnya yang menggunakan listrik, lantas mereka tidak pernah protes dengan ketidakmerataan ini. Mereka memanfaatkan alam untuk menyenangkan diri dan melatih potensi. Biasanya mereka suka berenang di sungai, main gici-gici, roda kayu semaca permainan hoki tapi menggunakan sandal karet bekas, tiup balon plastik sampai besar sekali, berburu rusa dan siput kali, dan lain-lain.

Mengapa murid-muridku paling suka olahraga? karena bagi mereka, pelajaran olahraga itu yang paling mudah dan bagi mereka itu menyenangkan. Alangkah bahagianya ketika semua mata pelajaran bisa disampaikan dengan metode dan strategi yang memikat hati para murid ya? tantangan bagi para guru masa kini tentunya.

Melihat atraksi lompatan mereka di atas ketinggian 2 meter membuatku bertanya-tanya kok bisa ya? mereka melakukan itu tanpa adanya pelatih (selain tidak ada orang yang bisa juga tidak ada biaya), namun hanya dengan mencoba, mencoba, dan mencoba. mereka tidak peduli resiko patah tulang yang akan diderita, namun faktanya mereka menikmati dengan ceria. lompatannya tak kalah dengan atlet-atliet lompat indah yang ada di kota besar, bisa diadu. alam yang membentuk mereka menjadi pribadi yang kuat.

Teruslah lakukan lompatan dahsyat dalam hidup kalian dan wujudkan mimpi yang tertanam dalam hati kalian, dan tunjukkan bahwa kalian bisa dikenal dunia. mereka hanya tidak tau apa yang kalian lakukan di sana bersama alam semesta.




Sabtu, 20 Desember 2014

Nano-nano Kehidupan Guru dalam Sebuah Buku

www.kutukutubuku.com
Judul Buku : Secangkir Kopi Kehidupan Guru
Editor          : Chika Ananda
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan       : September 2014
Tebal            : 242 halaman
ISBN            : 978-602-03-0938-5

I love Rainy Season di Bulan Desember ini, suasana dingin membuat hati dan fikiran juga adem ayem. menghangatkan diri dengan secangkir kopi ditambah hidangan buku Secangkir Kopi Kehidupan Guru semakin menyempurnakan hariku. Membaca buku ini seolah-olah diriku bagian dari cerita tersebut, sebagiannya pernah kualami ketika berada di Pulau paling Timur Indonesia.

Buku yang menceritakan berbagai kisah inspiratif perjalanan seorang guru ketika praktek mengajar (PPL) hingga saat bertugas di daerah terpencil. Penulis menggambarkan bahwa setiap peristiwa hidup selalu memberikan hikmah tersendiri sesuai dengan sudut pandang masing-masing. Perjalanan menjadi seorang pengajar menorehkan kisah manis, asem, pahitnya sebuah pengabdian. Tugas yang diemban tidaklah main-main karena harus mencetak generasi yang berhasil dengan kesejahteraan yang kurang terlirik. 

Menamatkan buku ini tidak perlu waktu yang lama, karena bahasanya yang ringan dan cerita berdasarkan kisah nyata mampu menyedot konsentrasi dan membawa pembaca untuk menyelaminya dengan rasa penasaran. ceritanya ringan namun dikemas apik oleh penulis sebagai cerita yang inspiratif diselingi sedikit humor. Cover berwarna hijau tua menggambarkan kedamaian, kesejukan, dan keteduhan akan sifat seorang pendidik.

Gaya bahasa yang tepat dipakai teh Meti selaku penulis sangat mengena dan mengalir karena beliau mengalami secara langsung semua peristiwa tersebut. saat ini penulis mendedikasikan diri sebagai trainer pendidikan dan aktif dalam grup penulisan di Johor-Malaysia.

Buku ini menunjukkan bahwa tugas guru tidaklah hanya menyampaikan ilmu dan mendidik mereka menjadi generasi berguna, namun guru juga harus bisa berindak sebagai sahabat dan keluarga, menjadi sandaran atas berbagai permasalahan (hal: 42). bukan berarti bersahabat akan menurunkan martabat seorang guru melainkan itu adalah strategi jitu untuk memenangkan hati murid. apabila hati murid sudah kita pegang, maka mudahlah ilmu dan arahan yang kita sampaikan ke dalam diri mereka.

Pada dasarnya memilih tempat mengajar adalah sebuah dilema, banyak yang berminat untuk mengajar di Sekolah elite di Kota besar dan sedikit yang memilih mengajar di daerah terpencil apalagi sekolah Yayasan yang dananya tak tentu, namun penulis bisa meyakinkan bahwa mengajar di desa tidak lantas mengkerdilkan pemikiran kita namun memberikan berjuta kisah anak-anak yang terlahir  sebagai mutiara yang tak terasah oleh kemiskinan. Pada halaman 85, penulis memaparkan bahwa dalam hati kecil ingin mendapatkan penghasilan yang besar, namun jika semua orang mengambil keputusan seperti itu bagaimana dengan nasib sekolah-sekolah terpencil?bukankah mereka juga memiliki hak yang sama untuk pendidikan yang layak? dan bagaimana pendidikan negeri ini bisa merata? bahkan keputusan itu dipertegas oleh sang bapak melalui pesan "Bapak menyekolahkan kalian tidak untuk mencari uang tapi supaya kalian pintar, berbudi luhur, dan manfaat bagi masyarakat dan bangsa" (hal:209).

Buku ini juga mengisahkan tentang bagaimana seorang guru menyelesaikan permasalahan di kelas, melakukan pendekatan personal untuk sebuah solusi. Fenomena kelas ambruk, guru borongan, impian guru, gara-gara dangdut, sampingan guru, dan lain-lain masih banyak kita temukan saat ini. Harapannya Pemerintah akan lebih memperhatikan permasalahan ini kedepannya.

Kelebihan lainnya dari buku ini adalah didukung gambar-gambar yang sesuai meskipun sedikit. untuk kekurangannya adalah sedikit gambar padah gambar bisa menjadi penunjang informasi visual yang tepat, selain itu penggunaan kertas buram mengakiibatkan mata mudah lelah. terlepas dari kekurangan yang ada, buku ini sangat direkomendasikan terkait manfaat dan pengalaman inspiratif yang tersirat.



Jumat, 19 Desember 2014

Api Menuju Taubat

Rumah Kayu telah Menjadi Puing

Hari masih gelap ketika aku mendengar suara tapak kaki ncit...ncit... yang hampir tenggelam oleh derasnya hujan membuatku masih terdiam dalam selimut tebal. Aku berusaha membuka mata dan mempertajam pendengaran tapi takut untuk terjaga karena aku memang penakut kalau suasana gelap tambah hujan dan petir.

Kejadian itu terulang tiap pagi meskipun cuacanya hujan deras, Mengapa suara itu jelas terdengar? Karena kamarku kayunya tersambung dengan papan jalan jadi suara apapun yang bersumber di jalan pasti terdengar. aku ingin menanyakan pada suami tapi lupa dan takut paranoid sendiri. sampai akhirnya ketika kami duduk berdua santai di sore hari sambil menikmati pisang goreng beserta pasangannya teh hangat pas banget memang dingin-dingin begini. I Love Rain banget deh ^_^

"Nda, adik koq setiap pagi mendengar suara orang berjalan dengan langkah tegap dan tegas padahal suasananya hujan deras?" tanyaku sambil menggigit pisang.

"Ow, itu suara langkah Pak Bagas yang Muadzin itu lho dek, kenapa?" tanyanya balik.

"Ya, adik kan masih baru di sini dan belum mengenal semua masyarakatnya." Sanggahku.

"Oh iya, Pak Bagas itu yang hampir setiap waktu Shalat mengumandangkan Adzan kah?" tanyaku lagi.

"Iya, dek. Penasaran ya sama beliau?" Kakanda ada cerita menarik mengenai Pak Bagas." Tawarnya setelah minyeruput teh manisnya.

"SubhanAllah, Hmmmm, boleh-boleh siap Nda." Jawabku semangat.

#--------#

Tahun 2010 menjadi tahun yang berat bagi sebagian besar masyarakat Sasari, karena terjadi kebakaran besar yang hampir meluluhlantahkan seluruh bangunan yang terbuat dari kayu tersebut. Pukul 02.00 Wita dini hari, Kampung Sebyar Rejosari gempar oleh teriakan dan hentakan orang-orang berlari berusaha menyelamatkan harta dan nyawa yang terlihat. Dalam hitungan menit rumah-rumah, kios-kios, dan jalanan hangus dilalap si jago merah.

Tangisan pilu, ratapan warga yang kehilangan harta bendanya hingga pingsan, serta kepasrahan akan apa yang terjadi menjadi pemandangan yang tak terperih. 

Sebagian besar yang terbakar adalah Rumah-rumah yang dilengkapi dengan kios-kios besar, masyarakatnya makmur dalam hal perdagangan, namun apalah daya rumah kayu itupun habis tak tersisa.

Tidak ada korban Jiwa, namun diperkirakan kerugian materi sebesar ratusan juta. Bagi mereka yang kehilangan pasti akan menyesali bahkan memaki "Tuhan tidak Adil" namun bagi sebagian yang laiin menganggap musibah ini adalah sebuah ujian dan teguran atas kelalaian-kelalaian duniawi.

Sebelum musibah ini terjadi, sebagian besar masyarakatnya terlalaikan oleh kenikmatan dunia tanpa menyeimbangkan dengan ibadah. hiburan tanpa waktu, bermain catur sampai lupa waktu, nongkrong sampai pagi, mendahulukan jual beli bahkan ketika panggilan ibadah dikumandangkan tak terkecuali Pak Bagas.

Bisa dikatakan Pak Bagas adalah pengusaha minyak sukses di Sasari, namun dulunya sering lalai terhadap perintah Shalat. setelah musibah kebakaran ini terjadi, dia mengambil hikmah dan pelajaran sebagai ujian menuju taubat. oleh karena itu saat ini selalu menjadi yang terdepan saat waktu Shalat belum tiba, menjadi muadzin dengan suara khasnya, dan aktif dalam kegiatan masjid. Dia berusaha bangkit dengan bisnis Burung Nuri dan Istrinya menjadi penjual kue yang juga terkenal enak.

"Gimana dek? menginspirasi tidak?" Tanya suami sambil memandangku lekat.

"Hmm, dari kisah tadi adek bisa mengambil kesimpulan bahwa dalam menghadapi musibah ada dua tipe manusia ya. pertama, manusia yang hanya bisa mengeluh dan menganggap Tuhan tidak adil dan kedua, manusia yang mengambil pelajaran postif serta berusaha bangkit, bahkan musibah menjadi pintu taubat bagi mereka yang jauh dari-Nya menjadi lebih dekat dengan-Nya serta menganggap pertolongan Tuhan itu dekat bagi yang berusaha." Paparku dengan senyuman yang disambut dua jempol suami tanda sepakat.

Adzan maghrib berkumandang, kami bangkit untuk mengambil air wudhu

Rabu, 17 Desember 2014

Imunisasi Dasar dan Efek terhadap Bayi

Ekspresi Fafa saat diimunisasi
Hmm...paling ndak tega deh melihat anak kecil dsuntik atau diinfus apalagi anak sendiri,,huaaa ngebayangin aku sendiri yang paling ndak tahan klo sakit apalagi anak kecil. H+2 pasca kelahirannya sudah harus disuntik untuk imunisasi Hepatitis dan harus berlanjut sebulan sekali sampai umur 4 bulan dan usia 9 bulan terakhir untuk campak. tetapi Fafa telat satu bulan karena sakit grok-grok tenggorokannya.

Awalnya tidak tega dan sempat berfikir untuk tidak melakukan imunisasi, namun akhirnya aku dan suami berdiskusi tentang pentingnya mencegah daripada mengobati, ya ini bagian ikhtiar dari kami juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak, selebihnya Allah yang berkuasa, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan imunisasi di bidan terdekat. Pentingnya imunisasi dapat dibaca disini.

Pengalaman imunisani Hepatitis usia H+2, tidak ada efek yang terjadi. Ketika imunisasi BCG dan Polio 1 Usianya sudah 2 bulan, efeknya badan sedikit hangat dan kami khawatir karena 4 hari kemudian harus perjalanan dari Mojokerto-Bali namun Alhamdulillah anak manisku kuat perjalanan jauh meski harus sering istirahat.

Selanjutnya Imunisasi DPT 1 dan Polio 2 Fafa badannya demam sampai suhunya 38 derajat, tapi sudah diberi Paracetamol Gravadon oleh Bidan dan 2 hari kemudian sudah sembuh, pada saat Imunisasi DPT 2 dan Polio 3 badannya tidak panas, namun saat imunisasi DPT 3 dan Polio 4 badannya kembali panas. kami tidak terlalu khawatir dan Alhamdulillah Fafa ndak rewel.

Mengapa setelah imunisasi, badan anak menjadi demam? 

Beberapa anak kerap mengalami demam usai disuntik vaksin. Akibatnya, beberapa orangtua memutuskan tidak memberi vaksin, karena khawatir demam yang akan melanda. Demam menyebabkan anak rewel, yang mengakibatkan istirahatnya terganggu.

Padahal, menurut Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. DR. dr. Sri Rezeki Hadinegoro.demam usai vaksin tak seharusnya dikhawatirkan para orang tua.

"Justru yang harus dikhawatirkan akibat jika tidak vaksin. Serangan Haemophillis influenza tipe B (HiB) misalnya, bisa mengakibatkan pneumonia, meningitis, hingga kecacatan," ujar Sri.

Demam usai vaksin, kata Sri, disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap toksin kuman yang sudah dilemahkan yang masuk ke dalam tubuh. Sri mencontohkan vaksin DPT yang kerap menyebabkan demam. "Vaksin DPT 40 persen menyebabkan demam. Hal ini dikarenakan adanya toksin dari vaksin pertusis. Orangtua bisa memilih vaksin yang tidak menimbulkan demam," kata Sri.

Lebih jauh Sri menjelaskan, vaksin DPT terdiri atas dua jenis. Vaksin DPT whole cell dengan huruf W kecil di atas huruf P, menandakan vaksin tersebut menyebabkan demam. Hal ini dikarenakan seluruh sel kumam dimasukkan dalam vaksin, termasuk toksinnya.

Jenis vaksin kedua adalah DPT dengan huruf A kecil di atas huruf P. Huruf A merupakan kepanjangan aseluler. Artinya, kandungan toksin sudah tidak ada sehingga anak terbebas dari demam.
Terlepas dari jenis vaksinnya, Sri mengatakan orangtua tidak perlu khawatir. "Yang penting pastikan anak sehat sebelum vaksin. Namun orangtua perlu khawatir bila sebelum vaksin anak sempat kejang," kata Sri.

Sebelum dilakukan vaksinasi, biasanya Bayi harus ditimbang terlebih dahulu dan dicek kesehatannya. Fafa anteng banget deh dan pinter ndak nangis ketika disuntik, cuma ngeeek sebentar :-*.

Anteng apa Tegang ya Nduk Wow uda 7 Kg ja 5,5 bulan
Sehat selalu untuk Bidadari pertamaku....We Love U :-*

Senin, 15 Desember 2014

Apakah Obat Nyeri Haid Berakibat Mandul?

bp.blogspot.com
Tiap bulan rasanya was-was menanti tamu yang tidak pernah absent, masalahnya adalah perutku terasa nyeri terutama hari pertama atau kedua. bawaannya malas, ngantuk, ndak bisa ngapa-ngapain, hanya meringis menahan rasa sakitnya dan tersiksa banget, aduh.

Haid adalah siklus bulanan yang dialami setiap wanita, yaitu luruhnya dinding endometrium yang tidak dibuahi, kemudian otot-otot dinding berkontraksi sehingga mengakibatkan nyeri. Nyeri haid atau yang dikenal dengan isitilah kedokteran dengan nama Disminore tidak boleh dianggap sepele karena bisa jadi itu awal gejala endometriosis, nyeri juga bisa jadi tanda awal adanya gangguan pada kesuburan wanita.

Secara alami kita bisa mengompres perut dengan air hangat, banyak minum air putih, atau istirahat dengan cara meluruskan badan kita atau tidur terlentang. Namun jika nyerinya hebat apakah boleh mengkonsumsi obat? Apa tidak menyebabkan mandul?

dr. Caroline menyampaikan bahwa mengkonsumsi obat anti nyeri pada saat haid tidak dilarang, namun jika nyerinya tidak terlalu sakit lebih baik dihindari. Kemudian apakah sering mengkonsumsi obat nyeri haid mengakibatkan mandul? 

Jawabannya tidak, dokter pasti sudah mempertimbangkan kadar komposisi obat, obat nyeri haid lebih bersifat antiprostaglandin yang tujuannya untuk menghilangkan nyeri dan tidak membahayakan rahim wanita, jadi aman. Jika nyeri berlanjut segera periksakan ke dokter tentunya.

Ternyata tidak ada hubungan yang sinergis antara obat nyeri haid dengan kemandulan, kemandulan terjadi akibat faktor-faktor yang lain, konsumsi, rutinitas, pola  hidup, radiasi, dan lain-lain.


Minggu, 14 Desember 2014

4 Fakta Penting Organ Mata

bp.blogspot.com
"Cinta turun dari mata menuju hati atau cinta pada pandangan pertama"

Pepatah yang tidak asing bagi kita dikala hati sedang berbunga-bunga oleh panah asmara, namun bukan cinta yang akan saya uraikan melainkan dahsyatnya dampak yang ditimbulkan oleh salah satu pancaindra kita.

Mata adalah salahsatu organ penting yang berguna dalam berbagai sistem kehidupan manusia untuk memandang dan mensyukuri segala ciptaan-Nya, anugerah yang berharga yang patut kita jaga.

Tahukah anda tentang beberapa fakta penting yang dimiliki oleh organ mata kita? Menurut dr. Reisa Broto Asmoro, ada 4 fakta penting dari mata, yaitu:

  1. Mata berkedip 12 kali/menit. Hal ini menunjukkan bahwa dalam sehari urang lebih kita berkedip sebanyak 14 ribuan, tujuannya supaya mata kita tidak kering dan untuk membersihkan kotoran pada mata.
  2. Wanita lebih sering menangis daripada pria. Hal ini terjadi bukan karena wanita itu perasa atau cengeng, melainkan karena saluran kelenjar mata pada wanita lebih lebar dari pria.
  3. Bayi baru lahir tidak bisa mengeluarkan air mata. Pada dasarnya bayi yang baru lahir memang ditandai dengan tangisan, namun tidak disertai air mata seperti pada anak-anak dan orang dewasa pada umumnya, karena lubang saluran air matanya belum terbuka dengan sempurna.
  4. Mata berair saat mengupas bawang merah. Kandungan asam sulfanik pada bawang merah disertai dengan keluarnya gas, mengakibatkan mata terasa perih dan pedas hingga keluar air mata. Supaya gasnya menguap, silahkkan menyimpan bawang merah yang sudah dikupas ke dalam freezer sekitar 10-15 menit. 

Demikian seputar fakta tentang mata yang sedikit banyak belum kita ketahui, sehingga kita bisa memahami apa yang tersirat dalam rahasia dibalik keindahan mata.

Sabtu, 13 Desember 2014

9 Hari Perjalanan Mengarungi SamudraMu

bp.blogspot.com
Awal mengetahui bahwa aku hamil serasa tidak percaya, karena beberapa bulan sebelumnya sudah terlalu berharap akhirnya haid T_T, jadi aku ndak terlalu gegabah ketika telat haid. Nah, begitu dites jelas strip 2 garis pada tespack langsung deh Alhamdulillah.

Selama hamil jelas dimanjain suami, ndak boleh capek dan angkat berat, total bedrest deh. Alhamdulillah aku bisa dibilang hamil kebo yang artinya hamil tanpa morning sick seperti yang dialami calon ibu pada umumnya malah bawaanya lapar dan haus aja,  ndak kaget juga kalau bayiku terlahir seberat 3,9 kg.

Kami memang berencana melahirkan anak pertama di Jawa, karena berbagai pertimbangan dan sudah rindu juga. Tak terasa, 8 bulan sudah usia kandunganku yang artinya kami harus melakukan perjalanan panjang. Demi mencegah resiko, kami pulang menggunakan Kapal Laut.

Perjalanan dilakukan 3 kali menyeberangi lautan. Pertama, menuju Kabupaten kita harus melakukan perjalanan 6 jam membelah lautan. sayangnya perjalanan kami mengalami kendala, speedboat rusak dan kami harus singgah di Kampung Taroi selama 4 jam sambil menunggu diperbaiki. Namun kemudian saat akan melanjutkan perjalanan, lautnya kandas yang otomatis kami semua harus jalan kaki menuju tengah laut sejauh 1 Km tak terkecuali aku dan perut besarku, WOW ndak perlu dibayangkan deh. Belum cukup sampai di situ, di tengah laut speedboatnya mogok lagi dan berarti kami harus pindah menggunakan longboat kecil, padahal saat itu air pasang bergelombang. Aku dan rombongan pasrah apapun yang terjadi dan sempat trauma juga tapi aku dah lemas banget.

Dorong speedboat mogok
Kedua, dari Kabupaten Teluk Bintuni menuju Sorong bisa ditempuh menggunakan Kapal Fajar Mulia selama sehari semalam. suamiku menyewa kamar ABK (Anak Buah Kapal) supaya perjalananku nyaman. Namun saat malam datang tak dapat diduga terjadi gelombang tinggi, kepalaku jadi pusing, mual, karena di dalam kamar berkuran 1,5 X 1,5 m itu mampu memacu eskresi keringatku akibat udara pengap meskipun angin di luar kencang sekali. Alhasil diare dan muntah tak dapat dihindari. Benar-benar lemas badanku dan perjalanan yang extreem, tapi aku selalu berdo'a semoga dedek di perut baik-baik saja.

Karena khawatir, sesampainya di Sorong kami periksa kandungan dan melakukan USG (Ultrasonography) untuk pertama kalinya setelah usia kehamilan 8 bulan. Hasilnya dedek sehat dan SubhanaAllah ketika ditunjukkan jenis kelaminnya begitu jelas, cantik, tak terasa keharuan kami berdua terhadap Kuasa-NYA. Aku diberi obat antimual untuk perjalanan 3 hari dari Sorong-Surabaya, semoga saja sehat.

USG Pertama-Sorong
Ketiga, Perjalanan Sorong-Surabaya selama 3 hari 2 malam harus ditempuh, kami memilih Kapal Labobar karena Fasilitas dan kenyamanan terjamin, apalagi suami menyewa kamar kelas A. Nikmatnya perjalanan pulang baru kurasakan, Hamparan laut lepas, ikan terbang dan lumba-lumba mengiringi perjalanan kami. Oh iya, setelah 2 hari berada di lautan, kami transit selama 6 jam di Pelabuhan Makassar. Aku dan suami menikmati lengangnya suasana pagi di jalanan Makassar naik becak sambil foto-foto, melewati benteng Rotterdam, menikmati indahnya Pantai Losari . Sebagaian awak kapal heran , aku dengan perut sebesar itu naik turun tangga kapal bahkan sempat jalan-jalan. Aku cuek saja karena menikmatinya dan perjalanan ini sangat berkesan.

  
Pantai Losari-Makassar
Tulisan ini diikutsertakan dalam GA Hamil dan Melahirkan ala Bunda Salfa

                                          

Kamis, 11 Desember 2014

Outbond Wisata Bhakti Alam-Nongkojajar-Pasuruan 2011


Wisata Bhakti Alam Kelas 2
Tulisan ini untuk mengenang dan mengobati rasa rindu terhadap mereka semua yang saat ini duduk di kelas 6. Tak terasa waktu kian cepat berlalu meninggalkan segudang kangenku pada anak-anak yang telah memberikan senyum dan tangis untukku.

Tahun 2010 awal karirku menjadi guru di SD Muhammadiyah 9 Malang, tepatnya menjadi guru kelas 2B yang sebagian besar muridnya aktif dan cerdas, bahkan ada 2 murid spesialku yang berkebutuhan khusus. ya, sekolah tempatku mengajar menjadi salah satu pioner untuk Sekolah Inklusi di Malang.

Salah satu program semester yang paling ditunggu-tunggu para murid dan guru adalah pembelajaran lapangan (outbond), karena selain untuk refresh , murid-murid bisa mendapat ilmu secara kontekstual sambil bermain. Wajah keceriaan mereka memberi warna bagi hidup ini.

Outbond pertama yang saya ikuti adalah di Wisata Bhakti Alam yang terletak di Nongkojajar-Pasuruan, lebih lengkapnya baca disini. 

Perjalanan menuju tempat pembelajaran menggunakan bus selama hampir 3 jam dan bisa ditebak di dalam bus suasananya ramai sekali, biasa anak-anak tidak sabar dan membayangkan apa saja yang akan mereka lakukan di sana nanti. Mereka mengisi waktu dengan bernyanyi, bercerita, ngobrol, makan cemilan, bahkan berfoto ria, karena guru dan muridnya sama ja, gila foto, hahahay.. ^_^

Setelah sampai, murid tidak langsung bermain, tapi dibariskan sesuai kelas dan diabsen oleh masing-masing guru.

Siswa dibariskan dan diabsen sesuai kelas

Menuju lokasi outbond tidak berjalan kaki tapi menggunakan kereta kelinci karena wilayahnya luas dan kita keliling melihat tanaman dan hewan.

Keliling menggunakan Kereta
Setelah sampai lokasi outbond, para murid baris sesuai kelompok, berikut macam permainan yang mereka lakukan:

Murid dibagi Kelompok

Setelah dibagi dalam beberapa kelompok, mereka melakukan berbagai permainan menantang yang dipandu oleh kakak-kakak dari Tim Outbond Bhakti Alam, tujuannya melatih ketangkasan, kerjasama dan keberanian para murid, yaitu:

Bunga Matahari
Mengupas Permen Memakai Sarung Tangan Tebal

Titian Tali
Flying Fox (Guru Narsis)
Setelah melakukan berbagai macam permainan, kami diberi waktu untuk istirahat, makan, dan sholat dhuhur karena sudah siang. Setelah itu anak-anak disguhkan dengan kesegaran kolam renang mini. namanya anak-anak, ngertu air bawaannya pengen nyebur, siap-siap orangtua dan gurunya mendampingi nih.

Byur..Byur Segar Mandi Air
Puas berbasah-basah ria, murid-murid lekas mandi, ganti baju, kemudian lanjut ke wahana flora dan fauna. anak-anak diajari untuk memberi makan hewan ternak (Sapi) dan cara memerah susu sapi. Selain itu kami juga diajak berkeliling untuk panen buah melon emas karena lagi musim, biasanya ada buah duren, belimbing, buah naga, dan lain-lain.

Memeras Susu dan Memberi Makan Sapi

Panen Melon Emas

Tak terasa waktu sudah sore saja, hujanpun sudah mulai turun, lelah namun riang gembira setelah mengikuti kegiatan di Bhakti Alam ini, puas deh. semua tertidur pulas dalam perjalanan kembali ke Malang. Sebuah kenangan indah terpancar dari wajah-wajah polos mereka, jangan lupa esok tetap sekolah ya, Semangat.





Selasa, 09 Desember 2014

Cahaya dari Timur



Senyum Ceria Sang Guru
Setiap orangtua pasti mendambakan memiliki anak yang membanggakan dan bisa membawa cahaya syafaat di Hari Akhir kelak, yaitu anak yang Sholeh yang berprestasi, taat beragama, dan berakhlak baik, tanpa terkecuali bagi seorang guru SMP Negeri Aranday di Papua Barat ini, mengharapkan kelak anaknya lebih baik dari dirinya.

Hidup sederhana dan tawadhu' dalam sebuah keterbatasan lingkungan bukanlah penghalang bagi Bapak Yusuf untuk mendidik anaknya menjadi pribadi Sholeh dan Sholehah melalui pendidikan karakter di rumahnya. Bisa dibilang Rumah kayu beliau bagai Pesantren Cahaya yang memancarkan banyak sinar-sinar prestasi.

Tepatnya Tahun 2005 lalu beliau memulai pengabdiannya di sebuah Kampung Terapung Sebyar Rejosari, awalnya semua pasti beranggapan Kampung tersebut berada di Jawa, padahal Kampung ini berada di Papua Barat. Kampung gelap tanpa sinyal dan listrik, tanpa daratan, minim akses dunia luar. Beliau berasal dari sebuah Kampung bernama Poomala di Sulteng, memboyong anak dan istri beliau demi membawa perubahan dalam dunia Pendidikan di Papua Barat tersebut.

Sebagai guru, beliau juga mengharapkan kelak murid-muridnya akan menjadi orang yang berhasil, yang bisa menunjukkan bahwa dia adalah mampu meraih cita-citanya di tengah rendahnya motivasi dan dukungan orangtua. sebagian besar orangtua belum memahami pentingnya pendidikan, yang mereka inginkan adalah anak-anaknya bisa kerja mencari uang untuk hidup.

Tak gentar beliau mengajarkan tentang pengetahuan dunia maupun akhirat, beliau juga menanamkan kedispilinan bagi anak murid dan keluarganya dengan kekuatan mental spiritual, karena bagi Abah dari enam orang anak ini Ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, dan anak Sholehlah yang akan menjadi bekal bukan harta. Selain menjadi Guru Bahasa Indonesia, beliau juga menjadi Ulama di Kampung Sebyar, mengajar ngaji, Tahfidz Qur'an, mengajarkan ilmu dunia dan akhirat.

Meskipun saya baru mengenal beliau 1,5 Tahun, namun hal yang paling inspiratif dari beliau selama pengabdiannya di Aranday, yaitu beliau telah berhasil sedikit demi sedikit mengasah pedang yang tumpul menjadi sebuah pedang kemenangan meskipun belum mencapai tingkat Nasional. Tidak sedikit murid-muridnya berlenggang dalam ajang MTQ Tingkat Provinsi Papua Barat, selalu ada bimbingan beliau yang lolos, baik dalam bidang Hafidz Qur'an maupun  Tilawah, bahkan ada yang menjadi Juara tingkat Kabupaten Teluk Bintuni.

Oh iya, Distrik Tomu dihuni oleh mayoritas Muslim Asli Papua dan apabila diasah kemampuannya, mereka bisa menunjukkan bahwa anak Papua juga bisa berprestasi. Tak ketinggalan anak-anak beliau menjadi pelita harapan di tengah-tengah pembunuhan karakter ana zaman sekarang akibat tontonan yang tak patut. Setiap anak beliau memiliki potensi dan bakatnya, ada yang menjadi hafidz hampir 3 Juz di usia 10 Tahun (Mumtaz), ada yang jago menggambar meskipun masih TK (Amatullah), ada yang jago tilawah dan Bahasa Inggris (Kholil).

Menurutku, beliau patut disebut sebagai Cahaya dalam Kegelapan Judgement masyarakat tentang anak-anak Papua, Beliau telah menunjukkan bahwa senja belum tentu tidak sempurna, namun perputaran bumilah yang akan merubahnya menjadi cahaya atau gelap kembali.








Minggu, 07 Desember 2014

Rahasia Warna Ungu dalam di Bidang Kesehatan

Sumber: typurple1504.blogspot.com
Melihat warna ungu memang membuat mata ini blink-blink, "saya suka...saya suka...saya suka," seperti kata Mey-Mey dalam serial Upin-Ipin, lho? Baik baju, jilbab, Accesories laptop, Handphone, bahkan kelengkapan anak juga sebagian besar berwarna ungu, benar-benar obsesi mamanya.

Banyak yang bilang ungu adalah warna janda, tapi sejak Tahun 2010 warna ungu menjadi trend baru di dunia fashion, peminatnya membludak, entahlah. Variasi warna ungu muda hingga ungu tua memang mempesona.

Setelah mencari informasi, makna warna ungu itu sendiri adalah bersifat kebangsawanan, spirituality, kemewahan, ambition, empati, ketegasan, pencerahan, optimis, berani, dan kuat. Di sisi lain ada makna negatifnya, yaitu misterius, angkuh, arogan, dan sensitif.

Akan tetapi tahukah kita bahwa warna bisa menentukan kandungan gizi dari suatu bahan makanan? Iya, jawabannya. Menurut dr. Ryan Thamrin, beliau mengatakan bahwa ada rahasia besar dalam buah atau sayuran yang berwarna ungu atau kemerahan. Semakin pekat warna ungu menunjukkan bahwa sayur atau buah tersebut mengandung Antioksidan penting dalam jumlah besar dengan jenis Flavanoid dan Antosianin.

Dua jenis Antioksidan tersebut bermanfaat menghambat resiko menderita kanker, dapat menghaluskan kulit, mencegah datangnya penyakit Alzaimer, bahkan bisa menjadi masker untuk mencegah rambut rontok (kubis ungu).

Tidak sia-sia deh, mengidolakan warna ungu ternyata tidak hanya menyenangkan hati, namun menambah wawasan dalam dunia medis, seperti dalam sebuah pepatah "sambil menyelam minum air", semoga bermanfaat. ^_^


Sabtu, 06 Desember 2014

Merawat anakku Gabaken

Ndut Manis Demam
Hampir seminggu ndak melongok menengok My Blog, kangen banget tapi apa daya tangan tak sampai karena harus nemenin, ndampingi, meluki, nyayangi si Baby Girl yang sedang sakit.

Empat hari yang lalu, tepatnya hari Rabu 03 Desember 2014 daku dikejutkan dengan kondisi Fafa yang tiba-tiba suhunya 37,8 derajat, langsung saja kuminumkan obat Grafadon Paracetamol Drop sisa imunisasi dasar yang terakhir. Awalnya panasnya turun 37,5 derajat dan mengeluarkan keringat, tapi semakin malam tepatnya jam 23.00 demamnya semakin tinggi 38,9, ndak mau minum susu, ngringik dan minta digendong terus. Ya, setiap jam suhunya terpantau karena Termometer penting sekali untu P3K dalam keluarga kami.

Sebagai ibu dengan anak pertama tanpa pengalaman pastinya khawatir sekali dan lebih khawatir daripada demam akibat imunisasi, hampir menangis karena sedih dan takut kenapa-kenapa, tapi kuyakinkan semua pasti baik-baik saja karena obat alami adalah ASI sehingga ibunya tidak boleh stress karena mempengaruhi rasa dan kualitas ASI.

Kepikiran mau dibawa ke dokter tapi khawatir ketagihan, karena pengalaman saat Fafa usia 2 minggu minum obat macam-macam akibat bisul yang diderita, jadi nyoba yang alami saja.

Lha kalo si anak ndak mood minum ASI? tenang, ada dua herbal alami saat anak demam tinggi, yaitu:
  1. Bawang merah dan minyak telon. Caranya: Bawang merah dipanaskan di atas api, kemudian diremas dan dihancurkan, campur dengan minyak telon, kemudian oleskan ke bagian dada, perut, tangan, kaki, dan punggung anak agar panasnya keluar. Al-Hasil suhu badannya Fafa turun menjadi 38,2 derajat.
  2. Daun Jarak. Caranya: Daun jarak diremas-remas dan ditempelkan pada bagian dada, perut, punggung, ketiak, lipatan lutut. Ternyata daun Jarak bisa menyerap panas pada tubuh manusia dan pengobatan ini juga bisa diterapkan pada orang dewasa. Alhamdulillah suhu tubuh Fafa 36,8 derajat setelah mengeluarkan keringat, lega deh.
Sorenya Fafa sudah ceria kembali dan mulai nafsu makan di usia 6 bulan, senangnya hatiku melihatnya tersenyum dan aktof kembali.

Senyummu Mengalihkan Duniaku Nak
Tapi ternyata semua tidak sesuai dugaan, tadi pagi setelah sarapan, kuperhatikan tubuh anak manisku Ya Allah ternyata muncul ruam-ruam merah disertai buang air besar 3 kali yang setelah daku googling ternyata penyakit Gabak.

Yang perlu diperhatikan saat aak demam dan gabak: kompres dengan air hangat yang diperas sampe agak kering, jangan banyak terkena angin, dan jangan diselimuti atau memakai pakaian tertutup rapat karena panas dalam akan tertahan.

Orangtua bilang bagus kalau sudah keluar merah-merahnya karena kalau tertahan di dalam tubuh akan berbahaya, dan juga banyak yang bilang kalau anak kecil biasa mengalami sakit demam, batuk, pilek, dan diare apalagi ketika dia mau pinter. seperti: tumbuh gigi, bisa jalan, duduk, merangkak, dll.
Amiin...

Ternyata benar juga si Fafa tambah pinter nyemburin lidah, nahan makanan atau minuman yang tidak disukai, bisa balik dari tengkurep, ngocehnya tambah joss, lomat-lompatnya juga manteb. 
Syafakillah ya nak...sehat terus n pintar tapi....pipimu hilang kemana nak?huuuhuuhuu....efek demam.

Selasa, 02 Desember 2014

Ibu, Bagaimana Kabarmu Hari Ini?


"Mother, How are you today? 
Here notes from your daughter
With me everything is okey
Mother , How are you today"


Lagu di atas pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, lagu yang dipopulerkan oleh Maywood mampu meningkatkan lakrimasi pada selaput air mata untuk meresponnya manjadi tangisan, tangisan emosi karena rindu akan ibunda nun jauh  di mata.

Masih teringat saat aku dan suami berdiri di Bandara hendak berpamitan demi sebuah tugas pengabdian menuju Pulau paling Timur Negeri ini demi mendidik anak Bangsa. tidak tahu kapan terakhir kami berpelukan, hingga saat itu, 29 Januari 2013 lama kami mengikat kasih sayang yang mungkin akan terpisah dalam waktu yang lama, terpendm dalam kerutan kesedihan yang nampak pada wajah putih beliau.

Satu pesan beliau yang paling kuingat sebagai bekal hidup merantau bukanlah materi melainkan sebuah nasehat penting "Bersifatlah rendah hati dan berbaiklah pada semua orang, karena kamu sebagai pendatang harus bisa menahan diri demi kedamaian", karena seorang ibu sangat mengetahui kelemahan anaknya, menurut beliau aku terkadang  tanpa disadari memiliki sifat tinggi hati pada saat berbicara. Nasehat itu kuiyakan dan memang selayaknya aku mendapatkannya.

Aku tahu beliau berat sekali melepaskanku, meskipun aku bukannlah anak kandungnya namun kasih sayang beliau lebih dari segalanya sampai aku malu dan sedih setiap menonton tayangan sinetron maupun FTV yang menjudge bahwa ibu tiri itu kejam, aku tahu beliau sedih namun semua tampak dalam balutan senyum tulusnya.

Ibu adalah manusia super yang ku kenal, bayangkan saja pekerjaan beliau mengalahkan tugas Presiden. Semua aktivitasnya diawali saat hari masih gelap dan diakhiri saat matahari tenggelam, tapi jarang sekali aku mendengar keluhannya, wajahnya terlihat lebih tua dari usianya karena tak pernah memikirkan penampilannya. beliau lebih senang memikirkan pelayanan demi kebahagiaan dan kenyamanan suami beserta anak-anaknya.

Ibu seorang pedagang di Pasar, ada satu pengalaman saat aku membantu berjualan. ketika ada pembeli yang menawar dengan harga murah, aku protes namun ibu mengikhlaskan barang itu lepas dan beliau berkata "Allah akan menggantinya dengan lebih banyak, anggap saja itu sedekah". Wow, aku mungkin belum bisa seperti itu.

Sampai aku menemukan belahan jiwa pilihanku, Ibu selalu berdo'a agar aku mendapatkan pasangan hidup yang baik dan bertanggungjawab, meskipun setelah menikah kami harus merantau ke Papua.

Semua Ibu pasti sadar ketika memiliki anak perempuan, suatu saat ia akan meninggalannya demi membangun rumah tangga yang di Ridhoi Allah tak terkecuali Ibuku, namun aku selalu meyakinkan bahwa kami akan baik-baik saja di Papua nanti, kami akan selalu berikan kabar melalui telepon karena sinyal sudah mulai ada dan listrik juga menyala meskipun baru 6 jam saja. Ikhlaskan dan izinkan kami merantau Ibu, maka kami akan tenang dalam menggapai rejeki-NYA dan suatu saat ketika kami sukses berkat do'a tulus ibu.

Akupun bisa merasakan apa yang Ibu rasakan, karena setelah merasakan pengorbanan beliau ketika melahirkan dan anakku juga perempuan, aku harus mempersiapkan yang terbaik untuknya kelak dan akupun harus siap ketika dia akan menikah kemudian mengikuti ke mana suaminya bertugas. Semua Ibu ditakdirkan memiliki Hati Seluas Samudera.

Saat ini, ketika aku jauh darimu Ibu, hanya do'a tulusku semoga engkau selalu sehat dan baik-baik saja, selalu menjadi wanita perkasa bagi kebahagiaan keluarga. Aku selalu menunggu kabar Ibu setiap hari dan kuharapkan yang terbaik. Aku selalu menyayangi Ibu seperti Ibuku sendiri :-* .

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan: Hati Ibu Seluas Samudera

Orang yang Kurindukan