Selasa, 17 Februari 2015

Diary Princesa-Mengenal Emosi Bipolar disorder Sang Kakak

Cover
Judul        : Diary Princesa
Penulis     : Swistien Kustantyana
Halaman  : 260 hlm, 13 x 19 cm
Cetak       : Cetakan Pertama, Februari 2014
Penerbit   : Ice Cube, PT Gramedia, Jakarta
ISBN         : 978-979-91-0679-7

"Dunia begitu adil dan tidak ada manusia yang sempurna meskipun Tuhan menciptakan manusia sebagai makhuk paling sempurna diantara Ciptaan-Nya yang lain".

Begitulah sedikit yang bisa Saya simpulkan dari buku yang berjudul "Diary Princesa" ini, secara morfologi cover buku yang terlihat begitu menarik dan simple, tidak terlalu ramai dengan gambar dan kata-kata. mungkin ada pepatah mengatakan "Don't look the Book from Cover", namun menurut hemat Saya pandangan pertama terhadap cover buku sangat menentukan minat untuk membeli dan membacanya. 

Meskipun sudah diterbitkan Tahun 2014 lalu, namun Saya baru membeli dan membacanya, tidak apa-apa terlambat ^_^. Buku ini direkomendasikan oleh seorang teman Penulis terkenal Mbak Dewi Rieka. buku ini bergenre teenlit yang diterbitkan oleh Ice cube, penerbit mayor yang ketat sekali menyeleksi buku-buku yang akan diterbitkan, keren ya mbak Swistien.

Buku ini menceritakan tentang kehidupan kakak beradik dengan karakteristik yang bertolak 180 derajat dari sudut pandang Princesa sang adik. Jinan sang kakak yang diduga memiliki tingkat kelabilan emosi (Bipolar disorder), tidak ada yang memahami emosinya kecuali Princesa dan Nathan sahabatnya. sedangkan Princesa, wanita sempurna (cantik, pintar, dan ramah) yang hampir menyesali kesempurnaannya hanya karena cintanya ditolak oleh sahabat kakaknya yang bernama Nathan. awalnya Nathan tertarik dengan Princesa, tapi lelaki mana yang tidak minder melihat kesempurnaan wanita meskipun bukan kepasrahan yang diharapkan oleh Princesa.

Selain permasalahan kegalauan asmara yang dialami Princesa, Jinan, nathan, dan Aksel, permasalahan broken home dan kesalahpahaman teradap ego maupun emosi personal juga menjadi bumbu dalam novel fiksi ini menjadi klimaks. Princesa paham akan kesempurnaannya namun apalah arti sempurna jiga laki-laki yang dicintainya tak menaruh hati padanya, malah cinta dengan kakak yang menurutnya jauh dari sempurna tapi beda.

Nathan memang memiliki karakteristik dan hobi yang sama dengan Princesa, tapi dia terpikat dengan kejujuran apa adanya dari Jinan, dia tidak suka dengan teman maupun perempuan yang bermuka pocker face alias tidak jujur, wajah tak sesuai dengan sifat.

Saya suka buku ini karena temanya ringan khas romantisme remaja masa kini, seandainya Aksel dengan Princesa dan Nathan dengan Jinan mungkin pas ya, tapi malah gak ada gregetnya hehey. selain itu isi novelnya banyak mengutip buku-buku terkenal yang bisa dijadikan rekomendasi untuk membacanya juga, benar-benar sesuai dengan Jinan yang kutu buku dan kutu film hingga ingin menirukan apa yang dilakukan tokoh idolanya. memberikan wawasan tentang penyimpangan emosi (Bipolar disorder), jujur baru tahu. alur ceritanya yang maju-mundur terploting dengan pas dan tidak membingungkan

Kekurangan dari buku ini diantaranya ending yang mengambang, jujur Saya suka banget happy ending atau sad ending sekalian. selain itu tidak ada gambar ilustrasi sehingga mata pembaca lelah melihat huruf-huruf berjajar meskipun hanya 260 halaman, seolah tidak ada jeda. 

Secara keseluruhan novel ini direkomendasikan bagi pecinta novel teenlit. selamat membaca

Quote:
"Kadang lebih mudah mengikuti cerita hidup orang lain daripada mengikuti cerita hidup kita sendiri"

"Hidup ibarat susunan kotak-kotak kecil lego selama kita hidup, hidup saat ini adalah hasil dari satu demi satu kotak lego yang disusun. Kalau kau ingin membuat sesuatu dengan lego, kau harus menentukan sejak awal kau ingin mebuat Apa. Akan lebih bagus lagi jika kau punya gambar sebagai panduan dan perlu juga imajinasi "



4 komentar:

Hidayah Sulistiyowati mengatakan...

Menarik kayakñya nih... soalnya saya sedang nulis calnov dg tokoh yg punya bipolar disorder. TFS yaaaa

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Terimakasih sudah mampir. iya mbk rekomended deh ^_^

ditunggu novelnya mbak ntar Sya review dluan ya..

Swistien Kustantyana mengatakan...

Akunya jadi ge-er. Hehe. Terima kasih, Zaqia! :)

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Wah aada pnulisnya jdi traru,,,hehe mkasih sudah mampir ya mbk..do'akn suatu saat dakuw bsa bikin novel jga ^_^