Sabtu, 21 Maret 2015

Review Dongeng Peri Sikat Naik Pesawat

Cover Buku
Identitas:

Judul Buku        : Peri Sikat Naik Pesawat
Penulis               : Edgard Xafier Ferouz Gunawan
ISBN 13             : 978-602-249-565-9
Cetakan              : 2014
Penerbit              : PT Bhuana Ilmu Populer
Jumlah Halaman : 85 Halaman
Harga                  : Rp. 58.000,00

Sinopsis :
"Gawat! Peri Sikat pusing berat karena sayapnya hilang. Dia jadi tak bisa bergerak cepat, padahal daun-daun sudah menunggu untuk disikat. Bagaimana ya?"

"Tetapi, bukan cuma Peri Sikat yang kebingungan, lho. Ada juga, Nunu Naga yang bersedih, Nyonya Bubu yang marah-marah, dan masih banyak lagi dongeng yang lainnya"

Review:
Akhirnya dapat dech buku dongeng ini berkat si Adek Richa yang berhasil kutodong untuk belikan di Malang hehe. Sejak Fafa mengalami perkembangan motorik dan ketajaman pendengaran serta penglihatan yang bagus, Aku pengen mengoleksi buku Gede, dongeng, dan cernak siapa tahu emaknya ntar bisa bikin sendiri, Amin dan khusus berlabel "Faiza Library".

Hmmm tapi Aku malu bingit sama penulis cilik yang produktif "Edgard" ini, apa bakat dan imajinasi itu menurun ya karena gen?*harus diteliti nih! pasalnya mamanya juga penulis produktif yang tak diragukan lagi jam terbangnya heehe. berawal dari kebiasaan mamanya bercerita sejak kecil, hingga akhirnya sang anak berhasil menelurkan karyanya sendiri.

Buku ini langsung terbabat habis dalam hitungan jam dan berhasil menidurkan Fafa yang sebelumnya jogging pake tangan dan kaki (read:merangkak, hehe). Seru, lucu, konyol, dan tak terduga deh ceritanya, sama sekali tidak menyangka kalau dongeng imajinatif ini ditulis oleh anak SD, berharap anakku nanti bisa berkarya dalam hal apapun yang dia sukai. Buku ini berisi 10 dongeng dengan alur dan ilustrasi yang tepat bikin ngakak.

Contohnya: 
  1. Pada judul utama "Peri Sikat Naik Pesawat", idenya kok bisa ya kepikiran sikat jadi peri yang bertugas membersihkan daun, kemudian sayapnya hilang sampai akhirnya ditolong oleh petugas Bandara untuk membersihkan daun dengan pesawat saja daripada daunnya kusam kayak kulit yang tersengat matahari xixixi..
  2. Aku yang ngakak itu pas baca dongeng "Paus Berbando" ih bisa banget dech idenya itu ada ikan paus joget-joget dengan bando berwarna pink yang kemudian diikuti mamanya Edgard dan Gerald, paus betina pastinya.
  3. Ada lagi dongeng yang di luar dugaan "Laci-laci di Otak", bercerita tentang seorang Nenek yang suka bercerita kepada anak-anak di sekitar rumahnya. Pada suatu hari kaca matanya hilang, beliau bingung hingga akhirnya terpikir untuk bercerita dengan cara membuka laci-laci di otaknya yang berisi berbagai macam cerita, haha ada-ada aja tapi keren.
  4. Seandainya hilangnya rasa takut pada hantu bisa disesuaikan umur hehe, seperti dalam cerita "Adikku Penakut" yang bertekad menghilangkan rasa takut pada hantu dan kegelapan pada usia 6 tahun, lha Aku yang bermur begini ja masih takut, kereen ^_^.
  5. Perjalanan Tom dan Tim ke Bulan menarik perhatianku juga, senangnya di Bulan ada  Gua yang berisi macam-macam buah dan dihuni oleh Alien yang baik serta bersahabat.
Ada 5 cerita lagi yang tak kalah imajinatif, seperti baju aneh milik Nyonya Bubu yang jika dipakai bisa merubah sifat pengguna menjadi pemarah, Bantal pengabul permintaan yang akhirnya membawa masalah, telur misterius berisi burung berwarna warni laksana pelangi, Nunu si Naga yang kepingin membeli mainan dengan uangnya sendiri dan akhirnya membantu pedagang sate menyalakan bara api.

Membeli buku dongeng "Peri Sikat Naik Pesawat" ini dijamin tidak akan kecewa dengan isi dan covernya karena sangat seimbang, kata-katanya tidak terlalu boros, cocok untuk semua usia.^_^

2 komentar:

Dewi Rieka mengatakan...

iyaa...aku juga terkagum-kagum dan tertohok ni sama edgar..huhu...idenya darimanaa...

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

hmmm jdi terobsesi sma anak nih mbk hihi....tiba2 tertarik dengan dunia anak asyik..