Kamis, 14 Mei 2015

Mami Cucok Rempong: #1 Memaksakan Costum

 Ceritanya ni mami sudah punya planning cemerlang buat acara prosesi lamaran adiknya Sabtu malam. mulai dari gaun untuk dirinya tak lupa untuk anaknya, Acessoris tak luput dari persiapan, tentunya serba matching.


 Sebelumnya Fafa memakai costum santai kaos putih-orange dan rok biru-orange, terlihat nyaman. tapi entahlah si Mami tergesa-gesa segera menggantinya dengan gaun berwarna putih mirip hanbok ala korea gitcu, bahannya memang agak kasar dan panas, memakaikan bando karet Hello Kitty, dan kaus kaki. Al hasil, akibat ketidakpekaan si Mami maka meledaklah tangisan Fafa di sepanjang jalan. gitu Maminya malah ketawa action , gak bawa baju ganti pula, berantakan deh pokoknya hihihi...hmmm dasaar!

 

Dan, dia mulai terdiam ketika costum berganti celana dan kaos. xixixixi, Mami miinta maaf ya Nduk. akibat pengen gaya dengan maksain kamu pake gaun indah namun menyiksamu, mamipun tak peka membiarkanmu merengek, berharap terdiam ketika terkena angin, eh ternyata bajumu yang tak nyaman. emang Mami Cucok Rempong, membayangkan apa yang Mami berikan akan membuatmu bahagia eh malah tangisan bersambut.

Buat Mami-mami jangan tiru Saya ya, ternyata memilih dan memakaikan baju untuk anak perlu ilmu tak hanya gaya, meskipun itu acara remi atau santai mending pilih bahan yang nyaman buat anak, seperti kaos atau baju berbahan katun. pemakaian Acessoris (bando, topi, jilbab, pita, dan lain-lain) disesuaikan dengan kenyamanan anak, mau atau tidak memakainya, karena semakin bertambah usia mereka maka semakin bisa menolak apa yang menuurutnya tidak nyaman, jadi jangan dipaksakan kayak Saya ya, Sad T_T.

Lebih baik costum simple saja deh, gak rempong dan yang penting anak bebas berkreasi alias nyaman ^_^

Tidak ada komentar: