Senin, 18 Mei 2015

Pucing Pala Barbie Gara-gara Klepto Girl


 Ceritanya berawal saat di rumah ada persiapan lamaran adikku, kondisi rumah ramai karena saudara banyak berkumpul. aku menyimpan modem  di bawah bantal karena pikirku aman, lha yang di kamar cuma keluarga saja.

Acara berjalan lancar, namun dua hari kemudian aku berencana menulis blog, al hasil kaget karena modem tak kunjung muncul di hadapanku. ku geledah seluruh ruangan ndak ketemu padahal itu modem pinjeman, pulsa baru isi, dan pentiiiing bagiku yang lagi demam ngeblog.huaaaa T_T

Tidak mau berprasangka dengan siapa-siapa, ikhlaskan mungkin aku kurang amal ya dan harus lebih hati-hati dalam menyimpan barng, terutama saat ada event ramai.

Gludak kejadian buruk terulang kembali, saat pernikahan adikku semua barang elektronik dan benda-benda berharga sudah tersimpan rapi ehhhhhh....kosmetik adikku lenyap entah dimana. stress and penasaran dengan peristiwa sebelumnya. namun misteri tersebut telah terkuak dengan hadirnya seorang cewek yang bisa kusebut dengan Kleptomania.

Menurut Artikata.com, kleptomania berarti kelainan jiwa berupa keinginan hendak mencuri yg tidak dapat ditahan-tahan sekalipun barang curian itu tidak berharga atau tidak berguna sama sekali. Sedangkan menurut kamuskesehatan.com, kleptomania memiliki arti  gangguan kontrol impuls yang ditandai oleh kegagalan berulang untuk tidak mencuri.

Gangguan tersebut jika tidak ditangani mengakibatkan kehidupan pelaku menjadi berantakan bhakan bisa dalam tingkatan hukum, mereka tidak merasa bersalah bahkan tidak mengakui kesalahannya dengan ekspresi biasa saja bahkan emosi melanda. mereka tahu mencuri itu salah namun tak mampu melawan dorongan dalam hati. Mengapa bisa terjadi? karena ada dorongan dalam hati untuk memilikinya walaupun bukan barang berharga, mereka mengoleksinya dalam ruangan dan bahkan tidak ingin menjualnya. Kebanyakan penderitanya malu untuk melakukan terapi atas kelainan mental yang dialami.

Penelitian terbaru yang dilakukan Stanford University mengungkap, 62,5 persen penderita kleptomania adalah perempuan sementara 37,5 persen sisanya adalah laki-laki. 

Menurut Parlindungan, dalam artikelnya ditulis beberapa ciri-ciri penderita kleptomania, yaitu:
  1. Punya keinginan besar yang begitu mendesak untuk mencuri pada barang yang mungkin tidak ia perlukan.
  2. Merasa senang saat mencuri.
  3. Merasa lega dan puas.
  4. Tapi setelah mencuri akan merasa bersalah, menyesal, membenci diri sendiri dan takut ditahan polisi.
  5. Meski sesudah mencuri timbul rasa takut dan menyesal tapi dorongan untuk mencuri akan muncul lagi secara spontan atau saat sedang depresi atau stres, sehingga perilaku kleptomania terus berulang.
  6. Orang kleptomania mencuri bukan untuk kepentingan pribadi atau balas dendam, tetapi karena dorongan yang begitu kuat sehingga timbul rangsangan untuk mencuri. 
Begitu mudahnya untuk melakukan sesuatu yang beresiko, selalu berdo'a agar aku dan keluargaku dijauhkan dari perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan syari'at Agama, Amin 

4 komentar:

mfrosiy mengatakan...

Masih ada manusia spesies klepto hehehe. Jadi inget pas SMP banyak anak klepto di sekolah.

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Rosy: Ada tentunya apalagi dunia hedonisme semakin meningkat seiring pertumbuhan globalisasi hmmm...

Reservasi.com mengatakan...

Wah, berbahaya juga kleptomania ini :o

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Reservai.com Pakeee banget...waspadalah...waspadalah ting..