Sabtu, 23 Mei 2015

Ultimatum Tengah Bulan dari Suami, Hmm

credit
Sudah dua bulan ini Aku berada di Jawa, tepatnya Mojokerto. pulang kampung yang tidak disengaja karena berita duka dari Ngawi. kondisi di Jawa dengan Bali memang berbeda, terutama dalam bidang Shopaholic and Royal. Sifat konsumtif di Kota Jembrana lebih rendah daripada di Kota Mojokerto. Dampak positifnya Aku jarang jajan sampai suami nyuruh-nyuruh belanja online yang akhirnya Aku pilih belanja buku saja berapa bulan sekali melalui penulis-penulis aslinya, sambil SKSD hihi..

Berbeda dengan kampung halamanku yang berada di Desa Gedeg yang hampir mirip dengan Kota, semoga saja jadi pemekaran karena kabar burungnya begitu, Amin. sifat konsumtifnya mulai tinggi, bisa dicek di swalayan, alun-alun, Benteng Pancasila, Pasar Minggu, atau Pesta Nayub waktu buka giling Pabrik Gula, pasti satu Kota dan Kabupaten numlek blek di sana hmm bisa dibayangkan sumpeknya. belum lagi WaKul (Warung Kuliner) ala western, tradisional, bahkan Asia mulai bermunculan dan selalu ramai pengunjung.

Dampaknya jiwa Royalku membuncah sampai di tangan, buka dompet dan teriak pengen beli..beli..beli.. apalagi lihat benda-benda dan Acessoris lucu-lucu buat Fafa, mataku langsung bling-bling, tangan gatal pengen beli hihi, naluri emak banget kan?

Hingga beberapa hari lalu Suami menanyakan Saldo tabungan, dan Akupun shock semakin menipisnya itu saldo dan gelabakan menjawab serbuan pertanyaan Suami hingga berujung minta maaf sambil menampakkan suara serak akibat termehek-mehek hingga nada merayu minta maaf, keluarin jurus andalan. ndak mempann? 

Finally, Ultimatum suami keluar sebagai tindak tegas akibat kecerobohanku belanja. Suami jauh-jauh kerja demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah eh istrinya g bisa hemathemat...bla..bla..bla. Mulai sekarang: catat dan tulis keperluan bulanan, mingguan, dan harian. pertimbangkan  pemasukan dan pengeluaran jangan sampai besar pasak daripada tiang, ya Mama...

Akupun lemas, ada tugas tambahan namun utama untuk belajar menjadi Manager Keuangan Rumah Tangga. itu harus dipahami oleh setiap Ibu di Dunia.memang Mama itu super woman koq, apa ja harus bisa. semangat ^_^

2 komentar:

Hendra Alfarisi mengatakan...

Ya gitu deh, lebih besar kemauan daripada kebutuhan ya mba. Sama kayak saya, hahaha... Btw, Itu kok ada Pasar Minggu juga??! Kayak di Jakarta aja

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

bner bnget hendra..hihi
Pasar minggu ada juga di Malang n Mojokerto lhow...dan kota besar lainnya kyaknya hehe