Rabu, 17 Juni 2015

Semangat Baru Fathi

bp.blogspot.com

"Umi..... Umi....Umi! " Teriak Fathi sambil berlari melempar tas sekolahnya di atas Bale rumah menimbulkan bunyi bruk.

Wanita berjilbab panjang yang dipanggil Umi tersentak dan geeng-geleng kepala sambil mengucapkan, "Salamnya mana anak sholeh? ada apakah baru pulang sekolah sudah heboh lempar sana lempar sini."

He...he... "Assalamu'alaikum Umi Sholehahku :-), to the point saja ya Umi! tadi di sekolah, Ocyd dan Dahlan bercerita kalau mereka sudah punya baju baru! Fathi kapan Mi?

"Lho Belanda masih jauh Lhe, Eh Lebaran masih lama koq sudah minta baju baru?" Umi Cipi menggaruk kepalanya yang tak gatal.

"Aaah, Umi bercanda di saat yang tidak tepat deh!" ujar Fathi sambil bibirnya dimonyongin mirip ikan koi dan dua tangannya bersendekap. "Fathi mau sekolah SD Bulan depan dan harus memakai seragam baru, Umi."

"Wah, berarti anak Umi sudah besar ya mau naik kelas 1 SD? tapi Usia kamu masih 6 tahun Fathi , baca dan tulis juga belum lancar, jadi harus menunggu setahun lagi, tidak apa-apa kan?" jelas Umi Cipi bijak.

"Mengapa memang Umi kalau masih 6 tahun? teman-teman Fathi semua naik kelas lho Umi." Ucap Fathi tidak terima.

Umi Cipi tersenyum sambil mengelus rambut lebat Fathi kemudian menciumnya dengan sayang, siang itu begitu terik, namun semangat buah hatinya untuk menuntut ilmu sangat menyejukkan jiwanya yang letih.

^__^

"Huaaa....Umi...Huaaa...Umi." terdengar jerit tangisan Fathi di halaman bersama ketiga temannya yang saling bergerombol dengan wajah nampak takut. Umi Cipi datang tergopoh-gopoh dan menanyakan apa yang terjadi, "Mengapa menangis?"

"Aku ndak di bolo sama teman-teman Umi, katanya Fathi pelit padahal tidak!" jelasnya sambil terisak. karena Umi dari Fathi datang untuk menjelaskan pentingnnya hidup rukun, saling menghormati serta saling berbagi kepada teman, akhirnya teman-teman Fathi saling minta maaf dan bermain kembali.

Hmm dasar anak-anak, babgaimanapun mereka bertengkar namun pada akhirnya pasti bermain kembali. tak ada yang perlu dirisaukan, sebagai orangtua ada batas untuk ikut campur tanpa menghakimi siapa yang bersalah.

Akhirnya Umi Cipi memanggil Fathi sebentar. "Umi perhatikan Fathi belum siap naik kelas 1 SD ya? karena masih cengeng dan suka menangis." 

"Fathi janji Umi kalau Fathi naik kelas 1 SD akan lebih pintar dan tidak cengeng lagi, belajar membaca dan menulis. oh iya mengaji juga Umi." ucap Fathi penuh semangat sambil mengangkat jari kelingkingnya untuk mengunci janji tersebut.

Umi Cipi mengangkat jari kelingkingnya  sambil tersenyum syukur, dan berjanji besok membelikan seragam baru untuk Fathi.

Benar juga setelah Tahun Pelajaran baru dimulai, Fathi bersemangat menenteng tas berwarna merah bergambar "Cars" dengan seragam merah-putih, berpamitan, berangkat tanpa diantar, dan lebih giat belajar. Sekolah baru, semangat baru! ^_^

2 komentar:

Nurul Fitri Fatkhani mengatakan...

Mudah-mudahan semangat Fathi terus berkobar hingga beberapa waktu ke depan ya...

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Mbk Nurul: Amin mbak...memang semangat harus dpertahankan, terutama untuk menulis juga ^_^