Sabtu, 03 Oktober 2015

Piknik Unik dan Asyik: Tidak ada Pantai, Muara juga Oke

"Allah menciptakan alam dan seisinya tidaklah sia-sia, melainkan untuk diambil manfaatnya, dipelihara, dan ditadabburi sebagai kebesaranNya"
Pernahkah anda tinggal di lingkungan yang jauh dari keramaian kota? apakah anda merasakan jenuh akut hendak kemana bertamasya? kemudian apa yang anda lakukan untuk menghilangkan penat? Ada satu-satunya tempat asyik untuk piknik, simak uraian berikutnya ya ^_^. 

Berbagai pertanyaan di atas akan terjawab sesuai pengalaman berkesan yang pernah saya alami. saya bersyukur pernah meninggalkan jejak kaki dan karya di sana, menikmati panorama yang berbeda dalam suasana damai, menikmati keterbatasan dalam sebuah kata syukur.

Tahun 2013, Tahun yang penuh cerita dan warna dalam langkah kehidupanku. setelah menikah, kami hijrah ke sebuah kampung terapung di Aranday-Papua Barat. berada dalam keterbatasan akses, transportasi, komunikasu, dan pencahayaan tentunya menjenuhkan dan menimbulkan stress, terutama bagi saya yang sebelumnya tinggal di sebuah kota besar di Jawa. butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri di sana.

Saya benar-benar merasa suntuk, terutama ketika liburan tidak ada hiburan. mau lihat televisi tapi listrik nyalanya petang hari, mau ke alun-alun adanya ladang, mau ke mall cuci mata ndak bisa, jadi seperti terkurung dalam pusaran air. memang, "PIKNIK" bukanlah satu-satunya cara untuk menghilangkan kepenatan, bisa dengan mendengar musik, membaca buku, atau sekedar berbincang di teras sambil merasakan hembusan angin.

Namun, piknik penting tidak hanya untuk menghibur diri, tapi juga untuk mentadabburi keindahan Ciptaan-Nya, melukis panorama yang Kuasa, dan menulisnya dalam sebuah karya. Akhirnya, seiring berjalannya waktu dan menyadari mengeluh bukanlah solusi, ada satu tempat piknik di Kampung kami yang mana hanya bisa dimanfaatkan saat kondisi air laut surut.

Kebetulan saat itu weekend dan kami diajak oleh rombongan teman guru untuk berwisata ke "Muara Aranday". Muara adalah badan air tempat masuknya satu atau lebih sungai ke laut, samudra, danau, bendungan, atau bahkan sungai lain yang lebih besar. Kami berangkat pukul 09.00 WIT karena memperkirakan air di Muara sudah surut, jika masih pasang otomatis kami harus kembali karena tidak bisa menikmati pemandangannya. Kami berangkat menggunakan longboat, pengalaman pertama nih, takut-takut asyik.
Naik Longboat
Perjalanan sekitar satu jam ditempuh dengan santai, sambil melihat deretan cocor bebek dan pohon nipah, daun mangi-mangi dan sapuan gelombang air yang berbenturan dengan mesin perahu, angin yang dingin berhembus cukup membuat mata ini merem-melek alias ngantuk hihi. jujur saja, saya paling cepat ngantuk saat perjalanan.

Sampai di Muara, apa saja yang bisa kami lakukan? tentunya berenang dan main pasir bagi anak-anak, para Bapak mejaring ikan di laut untuk dibakar sebagai konsumsi makan siang, Ibu-ibu menyiapkan makanan yang telah dibawa dari rumah, seperti nasi, sebagian lauk dan sambal. Di Muara belum ada yang mengelola, sehingga kami harus membawa konsumsi sendiri, bisa juga bakar ikan, daging rusa, atau ayam.
Muara Aranday
Suami Beraksi juga
Sayangnya, foto yang lain tidak terdokumentasikan karena belum terpikirkan semua bisa dimanfaatkan sebagai kenangan untuk bahan berkarya. semoga di lain kesempatan bisa mendokumentasikan keindahan Muara tersebut, saat liburan datang tempat ini begitu ramai dan semua orang riang gembira.


Jika Liburan ke Bogor

Bogor, menjadi salah satu destinasi saya ketika liburan nanti apalagi kalau dapat hadiah menginap di hotel megah Padjajaran Suiters Hotels and Resort lengkap deh. Bogor memiliki lebih dari 20 tempat wisata dimana sebagai wahana hiburan dan pendidikan. beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah: Kebun Raya Bogor yang memiliki danau indah dan cafe daun nan sejuk, Istana Bogor yang mewah, Kampung budaya yang menampilakan berbagai macam tradisi Jawa Barat, Warso Farm yang merupakan pelopor agrowisata durian hmmm nyummy, Taman Safari, Jungleland Adventure Theme Park, dan lain sebagainya. diantara semuanya hanya Taman Safari yang pernah saya datangi itupun sdah 10 tahun lalu dan tidak ada dokumentasinya.

Selain tempat wisata, tak lengkap jika berkunjung ke suatu daerah tanpa mencicipi kuliner khasnya bukan? tentunya bagi saya penikmat kuliner, suka sekali dengan makanan-makanan dengan rasa unik baik dari lokal maupun internasional. saya ingin mencicipi laksa khas Bogor dan Pepes sagu, sepertina menu tersebut unik. kalau papeda saya sudah pernah merasakan tapi pepes sagu??hmmm,bayangin dulu deh sambil berdo'a supaya menang Giveaway ini hahay ^_^

Tulisan ini diikutsertakan pada Lomba Blog "Piknik itu Penting"







6 komentar:

Nurul Fitri Fatkhani mengatakan...

Ikan apa aja yang bisa dijaring di muara Mbak? Wah, pastinya enak sekali bisa makan ikan segar.. :)

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

mbk nurul: mennjaringnya di laut mbk trus ntr dbawa k muara lagi. sma dgn ikan laut pada umumnya ikan lema mbk.

Nunung Yuni Anggraeni mengatakan...

Waah asyik juga ya bisa piknik setelah sekian lama...

Nunung Yuni Anggraeni mengatakan...

Waah asyik juga ya bisa piknik setelah sekian lama...

Zaqia Nur Fajarini mengatakan...

Nunung Yuni: asyik bnget mbak...nasib dikelilingi perairan ya rfreshingnya di air hahay. brsyukur prnah tinggl di sana jua

murtiyarini mengatakan...

Ceritanya seru. Terimakasih sudah berpartisipasi dalam lomba. Maaf, pengumuman ditunda tgl 20 Oktober 2015. Goodluck.